Sanggar Darak Badarak Pariaman Tampil Memukau di Pekanbaru

Penulis: Redaksi

Pariaman, Padangkita.com – Sanggar Kesenian Darak Badarak asal Kota Pariaman tampil dalam perhelatan  Pekanbaru Bandaraya Melayu yang digelar di Pekanbaru 6-9 Februari 2020.

Ribut Anton Sujarwo pimpinan Sanggar Badarak mengatakan dalam ajang ini mereka menampilkan tari Pasambahan dan tari Tabuik.

Untuk diketahui, Sanggar Darak Badarak yang merupakan salah satu komunitas sanggar yang ada di Kota Pariaman.

Darak Badarak sendiri sudah tidak asing lagi, karena mereka banyak menjadi pemuncak event bergengsi skala nasional, dan bahkan sering dipanggil untuk menjadi bintang tamu dalam pementasan dan perlombaan musik.

Baca juga: Atika Mahwu, Gadis Minang Rebut Juara Most Favorit Miss Muslimah Hunt 2020

Anton menjelaskan bahwa sanggar yang digawanginya tersebut dibentuk pada 2010 silam, tapatnya pada tanggal 3 Maret 2010.

Komunitas ini terdiri dari sekumpulan anak-anak muda Pariaman yang mempunyai sebuah mimpi dan tujuan yang sama untuk memajukan Kota Pariaman dengan musik tradisional, modern dan kontemporer.

“Alhamdulillah, Darak Badarak, telah diundang ke beberapa tempat di dalam dan luar negeri, serta telah meraih prestasi di tingkat regional maupun nasional,” katanya, Selasa (11/2/2020).

Peraih gelar sarjana pendidikan kesenian ini juga menuturkan beberapa prestasi yang telah dirinya pribadi dan sanggar Darak Badarak capai seperti Juara II Pemuda Pelopor tingkat Nasional pada Tahun 2014.

Darak Badarak menjadi yang terbaik pada ajang Nasional IDP (Indonesia Drum & Perkusi) Festival Tahun 2018. Sedangkan di kancah internasional, Darak Badarak menjadi bintang tamu dalam ajang lomba Gendang Tradisional di Malaysia pada Hari Belia Negara Tahun 2014.

“Kami di Pekanbaru membawa personil 16 orang, mulai dari penabuh gandang dan pemusik maupun penari, dan selama tiga hari penampilan, kami disambut tepuk tangan yang bergemuruh di Mall Pekanbaru”, tuturnya.

Meski setiap tahunnya grup seni yang di gawanginya selalu berpindah tempat, namun Ribut Anton tak pernah berputus asa. Tujuannya agar anak-anak muda Kota Pariaman dapat mencintai seni tradisi dan kebudayaanya. (*/pk-02)


Baca berita Kota Pariaman terbaru hanya di Padangkita.com