Resmi Mulai Dibangun Hari Ini, Jalan Tol Pertama di Yogyakarta Ini Miliki Panjang 75,82 Km

Penulis: Redaksi

Sleman, Padangkita.com – Ruas jalan tol baru di Indonesia kembali secara resmi dimulai pembangunannya. Hari ini, Rabu (30/3/2002) dilakukan Groundbreaking Jalan Tol Yogyakarta – Bawen di lokasi pembangunan STA 75+ 82, Sleman – Yogyakarta.

Groundbreaking ini dihadiri Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian, Sekda Provinsi DIY R. Kadarmanta Baskara Aji, Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi, Sekretaris BPJT Triono Junoasmono dan Direktur JasaMarga Subakti Syukur

Jalan Tol Yogyakarta – Bawen dibangun dengan total panjang 75,82 km. Sepanjang 67,05 km terletak di Provinsi Jawa Tengah dan 8,77 km di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Jalan Tol Yogyakarta – Bawen terdiri dari 6 Seksi yaitu:

  1. Seksi 1 JC Sleman – SS Banyurejo sepanjang 8,25 km.
  2. Seksi 2 SS Banyurejo – SS Borobudur sepanjang 15,26 km.
  3. Seksi 3 SS Borobudur – SS Magelang sepanjang 8,08 km.
  4. Seksi 4 SS Magelang – SS Temanggung sepanjang 16,26 km.
  5. Seksi 5 SS Temanggung – SS Ambarawa sepanjang 22,56 km.
  6. Seksi 6 SS Ambarawa – JC Bawen sepanjang 5,21 km.

“Jalan Tol Yogyakarta – Bawen nantinya akan terintegrasi dengan Jalan Tol Trans Jawa di sisi Utara dan dengan Jalan Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulon Progo di sisi Selatan. Yang akan memberikan dampak luar biasa dan menguatkan posisi Yogyakarta sebagai hub utama kegiatan ekonomi di Selatan Jawa dan membuka opportunity baru,” kata Hedy Rahadian.

Jalan tol ini adalah jaringan jalan tol Segitiga Emas Joglosemar yang mendukung kawasan pariwisata di Yogyakarta, khususnya Candi Borobudur yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Super Prioritas dan candi lainnya seperti Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko.

“Hari ini merupakan hari yang bersejarah, karena ini adalah pertama kalinya pembangunan jalan tol di Yogyakarta. Dengan adanya jalan tol ini maka menjadi lebih cepat dan menjadi tidak ada hambatan baik barang maupun orang,” ujar Hedy.

Ia mengharapkan, jalan tol ini akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar-wilayah, mendukung pengembangan wilayah yang dilalui jalan tol, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Kemudian, memangkas waktu tempuh perjalanan yang sebelumnya 3 jam menjadi 1,5 jam.

Baca juga: Jalan Tol Sepanjang 54 Km Ini Mengantarkan ke Sejumlah Objek Wisata yang Indah

Jalan Tol Yogyakarta – Bawen termasuk ke dalam PSN (program strategis nasional) yang lahannya didanai negara melalui LMAN. Untuk seksi satu saat ini progresnya sudah 92%-93% pembebasan lahannya dan diharapkan sudah dapat beroperasi pada awal 2025. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist