Reklamasi Danau Singkarak Viral, Ini Daftar dan Fakta Seputar Danau di Provinsi Sumbar 

Penulis: Redaksi
Padang, Padangkita.com – Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memang kaya akan keanekaragaman geografi. Di provinsi ini semua lengkap, mulai dari laut berpulau-pulau hingga kondisi daratan yang menyimpan gunung api hingga danau. Bicara soal danau, jumlah danau di Sumbar terbilang banyak untuk sebuah provinsi, termasuk diantaranya Danau Singkarak yang saat ini viral soal pemberitaan reklamasi. 
 
Berikut ulasan tim Redaksi Padangkita.com mengenai fakta seputar danau di wilayah Sumbar yang dihimpun dari sejumlah sumber. 
 
1. Danau Singkarak
 
Danau Singkarak. [Foto : Dok. Wikipedia]
Danau Singkarak merupakan jajaran danau terluas di Pulau Sumatera. Luasnya mencapai 129,69 km² merupakan danau terluas kedua di pulau Sumatera setelah danau toba di Sumatera Utara. Danau yang membentang di dua kabupaten yang terdapat di Provinsi Sumatera Barat, yaitu kabupaten Solok dan kabupaten Tanah Datar ini memiliki kedalaman rata-rata 268 M. 
 
Danau ini merupakan hulu dari sungai atau Batang Ombilin. Namun sebagian air danau ini dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.

Danau Singkarak merupakan salah satu hasil dari proses tektonik yang dipengaruhi oleh Sesar Sumatera. Danau ini adalah bagian dari Cekungan Singkarak-Solok yang termasuk di antara segmen dari Sesar Sumatera. Cekungan dari danau ini terbentuk dari sebuah amblesan yang disebabkan oleh aktivitas pergerakan Sesar Sumatera. Cekungan besar ini terbendung oleh material vulkanik dari letusan gunung api sekitarnya. Akibat pembendungan material vulkanik ini terbentuklah Danau singkarak di satu bagian Cekungan Singkarak-Solok. Berbeda dengan Danau Maninjau yang terbentuk akibat letusan gunung api, Danau Singkarak terbentuk utamanya karena proses tektonik.
 
2. Danau Maninjau 
Danau Maninjau. [Foto : Dok. Wikipedia]
Danau Maninjau (berarti “pemandangan” atau “peninjauan” dalam bahasa Minangkabau) adalah sebuah danau kaldera di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Danau Maninjau merupakan danau terluas kedua di Sumbar, dengan luas mencapai permukaan Danau Maninjau mencapai 99,5 Km2, dengan kedalam rata-rata 105 M dan maksimal 165 M. 
 
Danau ini terletak sekitar 140 kilometer (87 mi) sebelah utara Kota Padang, ibu kota Sumatera Barat, 36 kilometer (22 mi) dari Bukittinggi, 27 kilometer (17 mi) dari Lubuk Basung, ibu kota Kabupaten Agam.
 
Kaldera Maninjau terbentuk dari letusan gunung berapi yang diperkirakan terjadi sekitar 52.000 tahun yang lalu. Endapan dari letusan telah ditemukan dalam distribusi radial di sekitar Maninjau memanjang hingga 50 kilometer (31 mi) ke timur, 75 kilometer (47 mi) ke tenggara, dan barat ke garis pantai saat ini. Endapan tersebut diperkirakan tersebar di lebih dari 8,500 kilometer persegi (3,282 sq mi) dan memiliki volume 220–250 kilometer kubik (53–60 cu mi). Kaldera memiliki panjang 20 kilometer (12 mi) dan lebar 8 kilometer (5,0 mi).

Danau Maninjau merupakan danau vulkanik ini berada di ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut. Danau Maninjau merupakan sebuah kaldera dari letusan besar gunung api yang menghamburkan kurang lebih 220-250 km3 material piroklastik. Kaldera tersebut terbentuk karena letusan gunung api strato komposit yang berkembang di zona tektonik sistem Sesar Besar Sumatera yang bernama gunung Sitinjau (menurut legenda setempat), hal ini dapat terlihat dari bentuk bukit sekeliling danau yang menyerupai seperti dinding. Kaldera Maninjau (34,5 km x 12 km) ditempati oleh sebuah danau yang berukuran 8 km x 16,5 km (132 km2). Dinding kaldera Maninjau mempunyai 459 m dari permukaan danau yang mempunyai kedalaman mencapai 157 m.
 
 
3. Danau Diatas 
Danau Diatas. [Foto : Dok. Wikipedia]
Danau Diatas terletak adalah sebuah danau yang terletak di nagari Alahan Panjang, kecamatan Lembah Gumanti, kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Danau ini bersama-sama dengan Danau Dibawah, yang dikenal sebagai Danau Kembar. Danau ini memiliki luas permukaan 17,2 Km2, kedalaman 44 meter.
 
 
4. Danau Dibawah
 
Danau Dibawah. [Foto : Dok. Wikipedia]
Danau Dibawah adalah sebuah danau yang terletak di kabupaten Solok, provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Danau ini bersama-sama dengan Danau Diatas, yang dikenal sebagai Danau Kembar. Danau ini memiliki luas permukaan 16,9 Km2, kedalaman maksimal 309 M. 
 
 
5. Danau Talang
Danau Talang. [Foto : Dok. Wikipedia]
 
Danau Talang adalah sebuah danau di kabupaten Solok, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Danau ini adalah danau vulkanik yang terbentuk dari salah satu kawah Gunung Talang. Luas Danau Talang terbilang kecil, hanya 5 Km2. 
 
 
6. Danau Tarusan Kamang

Danau Tarusan Kamang. [Foto : Dok. Wikipedia]
Danau Tarusan Kamang atau sering dijuluki masyarakat sebagai Danau Ajaib, terletak di Jorong Babukik dan Jorong Halalang, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Danau ini terbilang unik karena hanya berisi air pada musim-musim tertentu. Suatu waktu terlihat begitu luas, tetapi dalam waktu yang tidak bisa diperkirakan, danau ini bisa berubah menjadi hamparan padang rumput hijau. Saat menjadi danau, di bagian tengahnya ada semacam tumpukan tanah yang tidak dibenami air, yang oleh masyarakat setempat disebut Padang Doto. 
 
Danau Tarusan Kamang selama ini dimanfaatkan warga untuk budidaya ikan, kubangan kerbau, memancing, dan mandi. Saat kering, ikan-ikan yang menghiasi danau banyak terperangkap dalam tambak-tambak yang dipasang sebagian warga. Ada beragam jenis ikan di sana seperti pantau, nila, rayo, panser, bada putih.
 
[isr/Pkt]

Terpopuler

Add New Playlist