PT KAI Sepakati Angkut 130 Juta Ton Batubara Bukit Asam

PT KAI Sepakati Angkut 130 Juta Ton Batubara Bukit Asam

Dirut KAI dan Dirut PTBA sepakati kerjasama pengangkutan batubara (Foto: Rilis KAI)

Lampiran Gambar

Dirut KAI dan Dirut PTBA sepakati kerjasama pengangkutan batubara (Foto: Rilis KAI)

Padangkita.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjalin kesepakatan dengan PT Bukit Asam (Persero) Tbk untuk melayani pengangkutan bautubara sebanyak 130,1 juta ton sepanjang periode 2017-2021.

Kerjasama yang menjadi bagian dari sinergi BUMN itu, ditandatangani langsung oleh Dirut KAI Edi Sukmoro dan Dirut Bukit Asam Arviyan Arifin di Jakarta.

Arviyan mengatakan kontrak tersebut merupakan turunan dari kontrak angkutan jangka panjang 2009-2029 antara kedua perusahaan.

“Berdasarkan kontrak tersebut, target tahun ini angkuta PT KAI sebesar 21,7 juta ton yang selanjutnya akan naik secara bertahap,” ujarnya, dikutip dari situs resmi perseroan, Senin (12/6/2017).

Ia menuturkan batubara yang diangkut itu berasal dari Tanjung Enim, Sumatera Setalatan menunuju Pelabuhan Tarahan, Bandar Lampung dan Dermaga Kertapati, Palembang.

Sementara itu, Edi menambahkan angkutan batubara melalui KA tentu membantu efisiensi perusahaan dari segi transportasi, karena terhindar dari kemacetan.

“Kami fokus kepada demands (permintaan) yang nggak bisa ditunda. Jadi bukan hanya nilai (kontrak) semata,” katanya.

Menurutnya, secara prinsip pengiriman batubara dengan kereta api juga menghindari kemacetan, dibanding bila pengangkutan batubara dilakukan dengan menggunakan truk.

“Misal 1 gerbong KA. batubaranya diangkut truk, artinya akan ada 60 truk iring-iringan, macet. Apalagi, menurut Undang-Undang sudah tidak boleh ada lintasan sebidang lagi, harus dihilangkan, bisa dengan membangun underpass atau fly over,” terang Edi.

Sepanjang tahun lalu, angkutan batubara KAI untuk PTBA tercatat sebesar 17,7 juta ton, masing-masing 14,7 juta ton batubara menuju Pelabuhan Tarahan dan 3 juta ton menuju Dermaga Kertapati.

“Peningkatan kapasitas angkutan KA terhadap batu bara PTBA sejalan dengan rencana pertumbuhan produksi kami yang terus naik signifikan. Ada sebanyak 574 juta ton untuk pelanggan domestik,” kata Arviyan.

Untuk Pelabuhan Tarahan, penanganan batubara didukung tiga dermaga, masing-masing dapat disandari kapal berkapasitas 210.000 DWT. Selain itu. pelabuhan ini juga didukung satu dermaga yang dapat disandari kapal ukuran Paanamax berkapasitas DWT dan satu dermaga tongkang berkapasitas 10.000 DWT.

Begitu juga dengan operasional pelabuhan yang didukung empat Rotary Car Dumper (RCD) sebagai alat bongkar gerbong batubara, sehingga bisa membongkar empat rangkaian kereta api secara bersamaan.

 

Tag:

Baca Juga

Ribuan Keluarga di Lubuk Begalung Terima Bantuan Sosial Sembako Tunai Triwulan II
Ribuan Keluarga di Lubuk Begalung Terima Bantuan Sosial Sembako Tunai Triwulan II
Pasca-libur Lebaran 6 Ribu Pemudik Tinggalkan Sumbar lewat Bandara Minangkabau
Pasca-libur Lebaran 6 Ribu Pemudik Tinggalkan Sumbar lewat Bandara Minangkabau
Waspada! BMKG Prediksi Peningkatan Hujan Intensitas Sedang-Lebat di Sumbar Sepekan Ke Depan
Waspada! BMKG Prediksi Peningkatan Hujan Intensitas Sedang-Lebat di Sumbar Sepekan Ke Depan
Kakanwil Kemenkumham Sumbar Amrizal Berkunjung, Ini Harapan Gubernur Mahyeldi
Kakanwil Kemenkumham Sumbar Amrizal Berkunjung, Ini Harapan Gubernur Mahyeldi
Hadiri Halalbihalal, Gubernur Mahyeldi Apresiasi Peran Besar Unand bagi Pembangunan Sumbar
Hadiri Halalbihalal, Gubernur Mahyeldi Apresiasi Peran Besar Unand bagi Pembangunan Sumbar
Kabais TNI: Provinsi Sumbar Salah Satu Daerah yang Siap Hadapi Krisis
Kabais TNI: Provinsi Sumbar Salah Satu Daerah yang Siap Hadapi Krisis