Program Integrasi Sapi dan Perkebunan Sawit di Pessel Dinilai Untungkan Ekonomi Masyarakat

Penulis: Redaksi
|
Editor: Zulfikar

Painan, Padangkita.com – Bupati Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Rusma Yul Anwar menegaskan, bahwa program integrasi peternakan sapi dan perkebunan kelapa sawit harus terus dipacu. Rusma menilai, program tersebut turut berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

Salah satu kecamatan yang potensial untuk pengembangan program itu, kata Rusma, yaitu Kecamatan Silaut.

“Di kecamatan yang berada di perbatasan Pesisir Selatan dengan Muko-muko, Provinsi Bengkulu itu memiliki wilayah yang luas dengan ketersediaan pakan ternak yang memadai. Sedangkan perkebunan sawit juga terus berkembang di sana,” ujar Rusma, Rabu (15/12/2021).

Program integrasi usaha peternakan sapi dengan perkebunan kelapa sawit yang digulirkan itu, lanjut Rusma, akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan harus ditingkatkan.

“Masyarakat yang berusaha di sektor peternakan dan perkebunan sawit itu harus diberikan pembinaan secara intensif oleh dinas terkait,” ungkap Rusma.

Selain itu, Rusma menilai, di Kecamatan Linggo Sari Baganti, Ranah Pesisir, Lengayang dan Sutera juga berpotensi progaram tersebut dikemabangkan.

Sementara itu, Camat Silaut, Syamwil mengungkapkan, masyarakat sangat antusias mengembangkan program integrasi sapi dengan perkebunan kelapa sawit.

Bahkan, kata Syamwul, dampak secara ekonomi dari pengembangan program integrasi sapi dengan perkebunan kelapa sawit itu juga telah dirasakan masyarakat.

Baca juga: Pessel Butuh Penambahan Areal Peremajaan Kelapa Sawit

“Kecamatan Silaut memang sangat potensial untuk pengembangan program integrasi sapi dengan perkebunan kelapa sawit. Karena di kecamatan ini terdapat areal perkebunan kelapa sawit yang luas, sekaligus menjadi sumber pakan ternak. Kemudian, ternak bebas merumput di areal perkebunan kelapa sawit tersebut,” katanya. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist