PPPK Angkatan Pertama Dilantik, Sumbar Masih Kekurangan hampir Seribuan Tenaga Penyuluh KB

Penulis: Isran Bastian

Padang, Padangkita.com – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Fatmawati resmi melantik 84 orang Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Jabatan Fungsional Penyuluh KB, Rabu (14/9/2022).

“Harapan saya kepada saudara, dengan perjanjian kerja dan target kinerja yang sudah ada maka saudara harus dapat melaksanakan program Bangga Kencana dan upaya percepatan penurunan stunting di tahun 2024 serta mencapai target yang sudah diberikan,” pesan Fatmawati saat pelantikan.

Ke-84 PPPK Penyuluh tersebut bakal bertugas di 19 kabupaten/kota di Sumbar selama 5 tahun kedepan, terhitung 1 Januari 2022 hingga 31 Desember 2026 mendatang. Mereka terdiri dari dengan Jenjang PKB Terampil berjumlah 41 orang dan PKB Ahli berjumlah 43 orang.

Fatmawati menekankan, pencapaian target ini akan dievaluasi oleh Pusat setiap tahun berjalannya masa kontrak. Para PPPK hendaknya mampu memperkuat dan meningkatkan kinerja.

“Terutama untuk target prevalensi stunting kita harus mengejar target 14 persen pada tahun 2024, dari yang saat ini di angka 23,3 persen,” ingat dia.

Memang jelas dia, untuk kebutuhan tenaga Penyuluh KB di Sumbar saat ini kondisinya jauh kurang dari jumlah yang dibutuhkan. Saat ini jumlahnya hanya sekitar 300 orang, sedangkan kebutuhan yang mestinya dipenuhi sekitar 1.200 tenaga penyuluh atau masih kurang 900 orang lagi.

“Dari 1.200 desa, nagari atau kelurahan yang ada di Sumbar, PKB kita hanya berjumlah sekitar 300 an. Kalau kita melihat rasio 3 banding 2, inikan seharusnya ditambah lagi melihat
luasnya wilayah kerja,” jelas dia.

Baca Juga: Sisihkan 193 Negara, BKKBN Indonesia Raih Penghargaan UNPA 2022

Ke depan jelas Fatmawati, secara bertahap jumlah tenaga penyuluh bakal ditambah tiap tahunnya, baik dari rekrutmen formasi ASN ataupun PPPK. [isr]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist