PPKM Mikro, Perjalanan Kereta Api di Padang Hanya Untuk Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Perjalanan kereta api lokal di Padang hanya diperbolehkan dan diperuntukan bagi pelaku perjalanan sektor esensial dan kritikal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait. Aturan tersebut mulai diberlakukan mulai hari ini, 12 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Ujang Rusen Permana mengatakan, kebijakan ini menyesuaikan dengan SE Kemenhub Nomor 50 Tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Menteri Perhubungan No. 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19.

“Jadi kereta api yang menerapkan kebijakan itu yakni KA Sibinuang relasi Padang-Pariaman-Naras, KA Minangkabau Express relasi Pulau Aie-BIM, dan KA Lembah Anai relasi BIM-Kayutanam,” kata Ujang Rusen Permana, Minggu (11/7/2021).

Setiap pelanggan KA lokal wajib menunjukkan surat tanda registrasi pekerja atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat, atau surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

“Sesuai Instruksi Mendagri No. 18 Tahun 2021, bidang yang menjadi sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan industri orientasi ekspor,” jelas Ujang Rusen.

Sedangkan, sektor kritikal adalah kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi, makanan minuman dan penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, objek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar.

Setiap petugas di stasiun keberangkatan akan melakukan pemeriksaan seluruh persyaratan pelanggan sebelum diizinkan melakukan perjalanannya.

“Jika ada yang tidak lengkap, maka yang bersangkutan tidak akan diizinkan untuk berangkat dan uang tiket akan dikembalikan 100 persen,” tegas Ujang Rusen.

Ia menambahkan, KAI mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Pengetatan persyaratan tersebut diharapkan dapat menekan mobilitas masyarakat melalui transportasi kereta api di masa PPKM Darurat ini,” jelas Ujang Rusen.

Baca Juga: Kereta Api Tabrak Trans Padang, Saksi Mata: Ada Tiga Orang dalam Bus

Untuk mendapatkan info selengkapnya, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, dan media sosial KAI121.  [*/abe]

Terpopuler