Posisi 3 Sesuai Harapan, Menpora: SEA Games Vietnam Pemanasan Olimpiade Paris 2024

Penulis: Isran Bastian

Jakarta, Padangkita.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menilai hasil sementara klasemen hingga hari Jumat (20/5/2022) Indonesia berada di urutan ke 3 SEA Games 2021 Vietnam, telah sesuai harapan.

Pasalnya, pada SEA Games XXXI ini, Indonesia menerapkan paradigma baru tentang pembinaan prestasi olahraga melalui Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dipayungi hukum Peraturan Presiden (Perpres) 86 Tahun 2021.

“Pada saat SEA Games XXX di Filipina itu kan DBON-nya belum lahir. Sehingga cabang-cabang olahraga yang dikirim tidak melalui seleksi yang ketat oleh tim review. Nah sekarang ini cabang-cabang olahraga benar-benar diseleksi oleh tim review yang terdiri dari akademisi, praktisi, KONI dan KOI. Kita lihat hasilnya (perolehan medali) karena atlet-atlet yang dikirim adalah atlet yang sudah terseleksi dan direkomendasi oleh tim review, maka hasilnya pun tidak terlalu jauh dari perkiraan,” kata Menpora Amali, dilansir laman resmi Kemenpora, Minggu (22/5/2022).

Menurutnya, jumlah cabang olahraga yang masuk di dalam DBON memang mengkhawatirkan karena target utamanya adalah prestasi di olimpiade. Dalam waktu dekat, ada Olimpiade Paris 2024 yang kualifikasinya akan segera dilakukan. Dengan demikian, Menpora Amali berharap SEA Games 2021 ini menjadi ajang pemanasan menuju olimpiade.

“SEA Games ini adalah kita sebagai sasaran antara saja. Namun demikian, karena atlet yang berangkat ke olimpiade persyaratannya harus seleksi. Maka kita berharap ini menjadi ajang mereka untuk mempersiapkan diri untuk bisa ke kualifikasi Olimpiade Paris 2024,” harapnya.

Menpora Amali mengatakan, hasil sementara yang dicapai cabang-cabang olahraga DBON sesuai harapan karena sudah hasil yang baik dengan perolehan medali emas seperti Panahan, Wushu, Angkat Besi, Bulu Tangkis dan lainnya, beberapa cabor non DBON yang meraih medali.

“Kita berharap untuk SEA Games XXXI Vietnam ini, walaupun pengiriman atletnya berkurang hampir setengah dari yang kita dapatkan. Jadi waktu di Filipina itu kita mengirimkan 841 atlet, sekarang hanya 499. Dan, jika dilihat dari jumlah negara yang mengirimkan atlet di urutan 5. Tetapi saya berharap walaupun kita berharap hampir setengah tetapi hasilnya akan maksimal,” harapnya.

Menpora Amali optimis Indonesia akan menambah jumlah emas di nomor cabang olahraga yang belum dipertandingkan sehingga rangking Indonesia bisa terus naik. Meskipun demikian, jumlah atlet yang ditegaskan dikirimkan di Vietnam setengah dari yang dikirim di Vietnam.

Selain itu, pada SEA Games 2021 ini Indonesia harus kehilangan 30 medali emas yang didapatkan di Filipina 2019 lalu karena cabang olahraga dan nomor pertandingan tidak dipertandingkan.

“Ketiga, sejak lahir DBON, SEA Games kita menempatkan sebagai sasaran antara saja, memang butuh kesabaran untuk melihat hasilnya, saya memahami bahwa sebagian dari kita menginginkan hasil yang instan. Tidak bisa, teorinya untuk menghasilkan prestasi seseorang itu butuh waktu 10.000 jam atau 10 tahun untuk dia bisa ke tingkat elit,” ujarnya.

Dengan demikian, pada Juli 2022 nanti, Kemenpora melalui 10 sentra olahraga akan merekrut siswa kelas 1 SMP dan akan melakukan latihan sesuai cabor DBON.

Baca Juga: Indonesia Ditinggal Singapura, Update Klasemen SEA Games 2021 Vietnam Hari Ini

“Jangan berharap hasil jangka pendek, selama ini kita membina, mendapatkan hasil secara tidak sengaja, sekarang kita rubah, harus by design, prestasi harus dipabrik. Tidak ada prestasi yang dihasilkan dengan cara cara instan,” tutupnya. [*/isr]

Terpopuler

Add New Playlist