Polisi Masih Mendata Dampak Kebakaran Pasar Aur Kuning

Penulis:
Pasar Aur Kuning terbakar pagi tadi, Jumat (17/11/2017)

Padangkita.com – Hingga saat ini Kepolisian Resor Bukittinggi masih terus mendata kios dan lapak di Pasar Aur Kuning yang terbakar, Jumat (17/11/2017).

Kepala Kepolisian Resor Bukittinggi, Sumatra Barat, AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan hingga ini pihaknya masih terus mendata dan menghitung jumlah kios dan lapak yang terbakar.

“Kita masih melakukan pendataan, belum bisa dipastikan berapa jumlah yang terbakar,” katanya kepada wartawan, Jumat (17/11/2017).

Arly Jembar Jumhana juga menjelaskan, tim Inafis Polda Sumatra Barat akan turun ke lapangan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

“Tak hanya itu, tim Inafis dari Polda Sumatra Utara juga akan meluncur ke Bukittinggi, setelah sebelumnya melakukan olah TKP kejadian kebakaran di Mapolres Dharmasraya,” katanya kepada wartawan.

Sementara itu, Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi mengatakan di Pasar Aur Kuning terdapat kios sekira 1.400 dan lapak pedagang kaki lima sekira 4.500 buah.

Pada penghitungan sementara hingga Jumat (17/11/2017) pukul 12.30 WIB, kios dan lapak yang habis terbakar yaitu bagian Blok J dengan jumlah mencapai 136 buah.

“Jumlah kios kita di Aur Kuning 1.400-an dan pedagang kaki lima ada 4.500an. Jadi itu jumlah toko dan pedagang. Yang terdampak belum hitung karena kami tak bisa perkirakan begitu saja,” kata Irwandi kepada wartawan, Jumat (17/11/2017).

Menurutnya, pendataan yang dilakukan petugas ditujukan agar data yang diberikan dan dikeluarkan harus valid. Jika keliru bisa menimbulkan asumsi yang beragam dari sejumlah pihak, katanya.

Seperti diketahui, pasar grosir konveksi terbesar di Sumatera, Pasar Aur Kuning Bukittinggi Sumatera Barat jumat pagi terbakar. Api berkobar hebat melalap hingga ratusan toko dan kios di tiga lantai pasar. Para pedagang panik menyelamatkan barang dagangan.

Menurut sejumlah saksi mata, kebakaran mulai terlihat dari salah satu toko pukul empat pagi, usai salat subuh. Api menjalar dengan cepat dan membakar toko–toko di sebelahnya.

Kebakaran ini membuat panik warga sekitar. Sejumlah mobil pemadam Pemko Bukittinggi dikerahkan ke lokasi. Selama proses pemadaman, para pedagang nekat menyelamatkan barang dagangan mereka.

(Aidil Sikumbang)

Terpopuler

Add New Playlist