PKS dan PAN Berpotensi Pecah Kongsi Soal Wakil Wali Kota Padang, Mirip Kasus Wagub Jakarta

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: PKS dan PAN berpotensi pecah kongsi soal Wakil Wali Kota Padang

Padang, Padangkita.com – Posisi Wakil Wali Kota Padang berpotensi memunculkan konflik antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amant Nasional (PAN). Setelah PKS membahas enam nama untuk mengisi posisi yang kosong, kini giliran PAN yang bersuara mau pula mengisi posisi yang ditinggalkan Hendri Septa tersebut.

Menyusul dilantiknya Mahyeldi Ansharullah sebagai Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) hari ini (25/2/2021), otomatis Hendri Septa naik dari Wakil Wali Kota menjadi Wali Kota Padang. Pasangan Mahyeldi-Hendri Septa duduk sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, setelah menang Pilkada yang diusung koalisi PKS-PAN. Mahyeldi calon dari PKS dan Hendri Septa calon dari PAN.

Dengan kondisi demikian, maka tak heran PKS menilai Wakil Wali Kota adalah jatah PKS. Namun, hal itu tak serta merta mendapat persetujuan PAN. Kini, PAN ternyata tetap mengincar Wakil Wali Kota Padang.

Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumbar Indra Dt Rajo Lelo mengatakan kursi Wakil Wali Kota Padang bisa saja diisi oleh kader PAN, meski Hendri Septa yang juga kader partai itu telah naik jabatan sebagai wali kota.

“Ada kemungkinan kader PAN bisa menjadi wakil wali kota Padang,” ujarnya saat ditemui Padangkita.com di ruangan kerjanya di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumbar, Kamis (25/2/2021).

Dia mencontohkan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diisi Ahmad Riza Patria oleh kader Partai Gerindra.

Sebelumnya dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkoalisi mendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno, lalu menang.

Belakangan, Sandiaga maju sebagai calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto. Kursi wakil gubernur DKI Jakarta yang digadang-gadang menjadi milik PKS malah menjadi milik Partai Gerindra. Merujuk hal tersebut, kursi Wakil Wali Kota Padang tetap berpeluang diisi oleh PAN.

“Contoh saja DKI Jakarta. Yang menjabat sebagai Wakil Gubernur kan kader Gerindra,” jelasnya.

Dalam menentukan siapa yang pantas menjadi Wakil Wali Kota Padang, PAN mengacu aturan perundang-undangan. Nama-nama Wakil Wali Kota disampaikan oleh partai pengusung PKS atau PAN. Jadi, nama-nama calon Wakil Wali Kota akan diusulkan oleh dua partai itu ke DPRD Kota Padang untuk dibahas dan ditentukan lebih lanjut.

“Nanti, DPRD yang akan menentukan,” ungkap Indra.

Saat ini, imbuhnya, PAN masih dalam tahap pembahasan nama Calon Wakil Wali Kota. Ada tiga nama rencananya, kata Indra, yang akan diusulkan DPW PAN ke DPP PAN untuk dikerucutkan menjadi satu nama. Meski demikian, Indra belum mau membuka n nama-nama tersebut.

“Masih dibahas,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Mahyeldi: Kami Segera Laksanakan Janji 100 Hari

Dalam menentukan nama calon Wakil Wali Kota Padang, DPW PAN menetapkan kriteria yakni, memiliki pengalaman, dianggap memiliki kapasitas, dan merupakan kader partai.

“Tidak harus kader lama, boleh kader baru,” sebut Indra. [pkt]


Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist