Petaka Kartu Merah, Semen Padang FC Pesta Gol Gilas Perserang 5 – 0 di Agus Salim

Penulis: Isran Bastian

Padang, Padangkita.com – Tim sepak bola Semen Padang FC (SPFC) akhirnya menikmati pesta gol perdananya dalam laga kandang yang digelar di Stadion GOR Haji Agus Salim (GHAS), Padang, Kamis (22/9/2022) sore.

Para anak asuh Delfiadri, pelatih kepala SPFC, sukses pesta gol hingga 5 – 0 saat menghadapi tim tamu, Perserang. Kemenangan besar tidak terlepas dari ‘petaka’ kartu merah, yang didapat pemain tim tamu, Yogi Syaiful Rizal pada menit ke 74.

Padahal sebelum kartu merah diberikan wasit Suntoyo, skor masih 2 – 0 untuk keunggulan Semen Padang. Namun setelah kartu merah, pertahanan Perserang langsung runtuh seakan diobrak-abrik tim Semen Padang, hingga 3 gol tambahan bersarang di gawang Perserang, bahkan salah satu gol terjadi pada waktu tambahan babak kedua.

“Setelah kartu merah, habislah memang (kita),” beber Pelatih Perserang, Sabrun Hanafi dengan raut muka kecewa kepada awak media usai pertandingan.

Kartu petaka ini didapat pemain bernomor punggung 28 Perserang usai melakukan pelanggaran berat terhadap Firman Juliansyah di areal pertahanan SPFC. Sebelumnya Yogi juga telah diganjar 1 kartu kuning pada menit 66.

Sepanjang pertandingan tim Kabau Sirah, julukan SPFC, memang tampil agresif dengan berusaha terus menekan para pemain Perserang. Serangan yang dilancarkan bertubi-tubi akhirnya berhasil menembus pertahanan Perserang pada menit ke 41.

Pemain Semen Padang FC melancarkan serangan terhadap tim Perserang. [Foto: Ist]
Umpan udara yang dilesatkan pemain SPFC Rosad Setiawan berhasil dieksekusi oleh Vendry Mofu. Pemain bernomor punggung 10 tersebut sukses menghempaskan sundulan derasnya ke arah gawang Perserang dan tidak bisa ditangkap oleh kiper Rully Desrian, sehingga skor berubah jadi 1- 0 untuk keunggulan SPFC.

Tim tuan rumah bermain ngotot sejak awal pertandingan. Pada menit ke 7.56, SPFC sempat mendapatkan peluang usai umpan yang digulirkan pemain nomor punggung 88, Putra Chaniago yang ditepis oleh salah satu pemain Perserang. Bola muntah tersebut mengarah di sisi pemain SPFC Pandi Ahmad Lestaluhu. Namun tendangan pemain bernomor punggung 11 itu tidak berbuah gol.

Semen Padang bermain agresif di depan 7 ribuan lebih penonton. Kengototan pemain SPFC, Putra Chaniago bahkan diganjar kartu kuning oleh wasit Sunyoto pada menit ke 12, usai duel hingga menjatuhkan salah satu pemain Perserang.

Peluang juga sempat tercipta oleh tim Semen Padang pada menit ke 21. Umpan dari Rosad dari sisi kanan lapangan mengalir lemah di kotak terlarang Perserang dan tidak dapat dikejar oleh Pandi.

Serangan balasan coba dilakukan para pemain Perserang, tendangan voli yang dilesatkan salah satu pemain Perserang dari luar kotak penalti tak bisa dieksekusi pemain bernomor punggung 24, Chris Robert Rumbiak. Bola berhasil diamankan kiper Semen Padang Samuel Charlheins Reimas.

Sementara itu pada menit ke 28, kapten tim Semen Padang Silvio Escobar yang berusaha menggiring bola di sudut kanan luar kotak penalti, tidak berhasil memberi umpan karena dihadang pemain back Perserang.

Peluang besar sempat juga tercipta pada menit ke 33, tendangan pemain Semen Padang Vendry Mofu masih melenceng di sisi kanan gawang dan hanya berbuah tendangan sudut.

Dua menit berselang, Vendry Mofu kembali membuka peluang usai mendapat umpan bola udara, namun heading yang dilakukan Mofu pada menit ke 35 itu juga masih melenceng di sisi kiri gawang, membuat ribuan penonton yang hadir gigit jari.

Hingga peluit babak pertama ditiup oleh wasit Suntoyo, skor masih bertahan 1 – 0 untuk keunggulan Semen Padang. Beberapa menit sebelum peluit ditiup wasit, pelatih Semen Padang menarik keluar kapten tim, Silvio Escobar, yang digantikan dengan Sanjaya pemain bernomor punggung 20.

Pada babak kedua, petaka pesta gol ke gawang Perserang pun terjadi. Peluang pertama terjadi pada menit ke 52 lewat hukuman penalti usai handball yang dilakukan salah satu pemain Perserang.

Namun sial bagi SPFC, pemain bernomor punggung 20, Muhammad Sanjaya yang melesatkan tendangan penalti, berhasil dihadang kiper Perserang Rully Desrian, sehingga skor masih bertahan 1 – 0.

Barulah pada menit 64, pemain SPFC Wiganda Pradika berhasil menyarangkan satu gol, sehingga menambah keunggulan SPFC menjadi 2 – 0.

Selanjutnya 13 menit berselang, usai kartu merah diterima pemain Perserang Yogi Syaiful Rizal, tekanan drastis kembali dilancarkan pemain SPFC secara sporadis. Tendangan dari Muhammad Sanjaya pada menit 77 tak dapat ditepis kiper Perserang, Rully Desrian, sehingga skor kembali bertambah menjadi 3 – 0.

Air mata kemenangan dari salah satu pemain Semen Padang FC usai berhasil melibas tim tamu Perserang 5 – 0. [Foto: Ist]
Pada menit ke 78 tim SPFC sempat berpeluar besar menambah keunggulan lewat titik putih. SPFC mendapat hadiah penalti usai Muhammad Sanjaya dijatuhkan oleh pemain Perserang di area terlarang. Namun penalti yang dieksekusi Pandi Ahmad Lestaluhu membentur tiang gawang sebelah kanan.

Meskipun gagal menikmati hadiah penalti, pada menit 83, pemain SPFC Firman Juliansyah berhasil menambah gol dan membuat kedudukan menjadi 4-0. Firman yang berhasil terlepas dari pengawalan terus  menggiring bola hingga sukses melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Tendangan tersebut sempat terpental karena ditepis kiper Perserang, hebatnya bola muntah liar tersebut kembali dikuasai Firman. Akhirnya, tendangan keras Firman kedua berhasil menyarangkan bola ke gawang Perserang dan penonton pun memekik lantang kegirangan.

Baca Juga: Babak Pertama Kontra Perserang, Sundulan Vendry Mofu Bawa Semen Padang Unggul 1 – 0

Terakhir, Naufal Rahmanda pada menit pada dua menit waktu tambahan babak kedua, kembali menambah keunggulan SPFC menjadi 5 – 0. Atas kemenagan yang menambah 3 poin, kini SPFC total mengumpulkan 8 poin dan dipastikan naik dari posisi klasemen Grup Barat sebelumnya yang hanya di posisi 4. [isr]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist