Pesan Presiden Jokowi untuk Kawasan Mandeh

Pesan Presiden Jokowi untuk Kawasan Mandeh

Presiden Joko Widodo saat mencanangkan Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh, 10 Oktober 2015

Lampiran Gambar

Presiden Joko Widodo saat mencanangkan Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh, 10 Oktober 2015. (Foto : Aidil Sikumbang/Padangkita.com)

PadangKita - Kerusakan lingkungan di kawasan wisata Mandeh menjadi sorotan. Bahkan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni marah setelah menyaksikan pembabatan hutan dan bakau di kawasan yang dijuluki “Surga di Barat Sumatera" itu.

Padahal, kawasan Mandeh yang memiliki pemandangan indah, dengan hamparan pulau-pulau kecil itu, pernah mendapatkan pujian. Bahkan Presiden Joko Widodo takjub saat berkunjung ke kawasan seluas 18 hektar tersebut pada 10 Oktober 2015.

Baca juga :
Saat Ekosistem Mandeh Terancam Rencana Pengembangan Kawasan
Bupati Pessel: Mandeh Dibabat Pejabat

"Saya tadi kaget waktu masuk ke kawasan ini. Dari atas saya melihat betapa anugerah Allah pada kita, keindahan yang ada disini. Itu yang patut kita syukuri “ ujar Jokowi yang disambut riuhnya tepuk tangan warga yang hadir saat itu, 10 Oktober 2015 lalu.

Jokowi melontarkan pujian setelah menyaksikan keindahan kawasan Mandeh dari Puncak Paku. Ia juga menyusuri jalan darat menuju Sungai Nyalo, sebelum mencanangkan Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap kawasan Mandeh bisa dijadikan sebagai kawasan wisata bahari untuk keluarga. Pelbagai aktifitas air seperti berkeliling pulau, speedboat, dan menyelam karena banyak terumbu karang yang indah di kawasan tersebut.

"Saya hanya berpikiran kawasan ini bisa dijadikan kawasan wisata keluarga yang berkaitan dengan bahari. Dengan selam ke laut, juga wisata pulau," ujarnya.

Lampiran Gambar

Presiden Joko Widodo disambut ratusan warga di Sungai Nyalo Kawasan Mandeh, 10 Oktober 2015. (Foto : Aidil Sikumbang/Padangkita.com)

Makanya, Jokowi minta pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk mengelola kawasan Mandeh ini bersama-sama. Ia mengingatkan Bupati Pesisir Selatan dan Gubernur Sumatera Barat, agar bermusyawarah dengan masyarakat setempat sebelum membangun kawasan tersebut.

“Tetapi setelah melihat itu (keindahan Kawasan Mandeh), kemudian timbul pertanyaan saya. Kawasan ini mau dijadikan apa? Saya ingin nanti pak bupati, pak gubernur bertanya dulu ke masyarakat, musyawarah dulu," ujarnya.

Pada pencanangan Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh itu, Jokowi juga memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono untuk segera membangun jalan. Akses jalan yang menghubungkan Kota Padang dengan kawasan Mandeh. (Aidil Sikumbang).

Baca Juga

Dugaan Penyimpangan Anggaran PSU DPD RI, Komisioner KPU Pessel Dilaporkan ke DKPP
Dugaan Penyimpangan Anggaran PSU DPD RI, Komisioner KPU Pessel Dilaporkan ke DKPP
Eti Warga Miskin Penerima Kartu BPJS Pasisia Rancak, 6 Bulan Sakit Mata tak Berani Berobat
Eti Warga Miskin Penerima Kartu BPJS Pasisia Rancak, 6 Bulan Sakit Mata tak Berani Berobat
TMMD di Pessel Resmi Dimulai, Bangun Jalan, Gorong-gorong dan Rumah Layak Huni
TMMD di Pessel Resmi Dimulai, Bangun Jalan, Gorong-gorong dan Rumah Layak Huni
Pessel Rentan Bencana Banjir dan Longsor, Kemensos Bantu Alat Berat Ekskavator
Pessel Rentan Bencana Banjir dan Longsor, Kemensos Bantu Alat Berat Ekskavator
Pemkab Pessel dan UNP akan Kerja Sama Beri Beasiswa untuk Siswa Berprestasi Olahraga
Pemkab Pessel dan UNP akan Kerja Sama Beri Beasiswa untuk Siswa Berprestasi Olahraga
Dugaan Pemotongan BOP TPS di Pessel Berbuntut Panjang, Komisioner KPU Dilaporkan ke Kejaksaan
Dugaan Pemotongan BOP TPS di Pessel Berbuntut Panjang, Komisioner KPU Dilaporkan ke Kejaksaan