Padang Panjang, Padangkita.com - Wali Kota (Wako) Padang Panjang, Fadly Amran mengajak seluruh pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah yang ia pimpin untuk melek digital untuk memasarkan produk mereka.
Apalagi, kata Fadly, saat ini persaingan semakin ketat. "Memanfaatkan digitalisasi dengan sebaik-baiknya dapat meningkatkan mutu dari produk yang dihasilkan. Juga dapat memperluas jangkauan wilayah pemasaran, sehingga mampu menghadapi ketatnya persaingan saat ini," ujar Fadly, Jumat (24/9/2021).
Menurut Fadly, transformasi ekonomi digital saat ini, khususnya di Kota Padang Panjang berjalan secara masif. Untuk itu, kata Fadly, ekonomi kreatif harus berjalan bersama dengan ekonomi digital.
"Pandemi telah memaksa sektor bisnis untuk beradaptasi dengan model bisnis digital. Maka UMKM harus berjalan bersama dengan ekonomi digital," paparnya.
Saat ini, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperdakop) Padang Panjang juga menggelar pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang ditujukan bagi para pelaku UMKM yang ada di Kota Padang Panjang.
Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Irbar Samekto mengatakan, penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini dapat mendorong peningkatan kualitas pengembangan SDM, khususnya dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk meraih tingkat daya saing yang lebih baik.
“Secara spesifik, pelatihan DEA ini diharapkan mampu menumbuhkan kompetensi bidang TIK yang dapat mengoptimalkan kehadiran finansial inklusif TIK. Sehingga, pemanfaatan TIK dapat memberikan hasil bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: BHM Tawarkan Sertifikasi Halal ke Pemko Padang Panjang untuk Hewan Potong dan Kuliner
Menurut Irbar, pelatihan tersebut berlangsung selama dua hari, diikuti sebanyak 100 peserta dari para pelaku UMKM di Kota Padang Panjang. [*/zfk]