Penggunaan Dana Rp3,2 Miliar Tak Jelas, DPRD Padang Panggil KONI, BPKAD dan Dispora

Penulis: Fuadi Zikri

Padang, Padangkita.com – Komisi I DPRD Kota Padang akan memanggil pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) terkait penggunaan dana Rp3,2 miliar.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Padang, Elly Thrisyanti dana yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang 2020 itu belum ada laporan pertanggungjawabannya.

Sebelumnya, kata dia, memang ada laporan, namun hanya tertulis sejumlah kegiatan KONI tanpa rincian jelas penggunaan dan peruntukan anggaran tersebut.

“Kami minta penjelasan kepada KONI terkait penggunaan dana tersebut,” ujar Elly kepada Padangkita.com di Gedung DPRD Kota Padang, Selasa (31/8/2021).

Elly menyebutkan, pihaknya segera berkirim surat terkait pemanggilan ini. Pihaknya berencana menjadwalkan pertemuan dengan KONI pada Jumat (3/9/2021) pagi mendatang.

Selain memanggil pengurus KONI, lanjut Elly, pihaknya juga memanggil Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang.

“Kami akan gelar rapat dengar pendapat dengan pihak-pihak tersebut,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Elly, pihaknya juga akan mempertanyakan perihal anggaran Rp500 juta yang telah dicairkan untuk kegiatan gulat internasional, namun hingga kini belum dilaksanakan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Komisi IV DPRD sebagai mitra terkait pemanggilan ini,” ujar Elly.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Azwar Siry menyebutkan, pihaknya telah menerima pemberitahuan dari Komisi I terkait pertemuan dengan Dispora dan KONI yang memang adalah mitra komisi IV.

“Secara prinsip kami mendukung ini (pemanggilan). Pertama terkait pencairan dana Rp3,2 miliar dan juga dana untuk kegiatan gulat internasional,” kata Azwal di ruang kerjanya.

Berdasarkan koordinasinya dengan Dispora Kota Padang, kata dia, dana Rp3,2 miliar tersebut belum di SPJ-kan (surat pertanggungjawaban) oleh KONI hingga saat ini. Sementara, Dispora, sudah berulang kali mengirim surat ke KONI agar segera diselesaikan.

Kemudian, soal dana Rp500 juta yang dianggarkan untuk kegiatan gulat internasionel akan dipergunakan untuk kejuaraan. Namun, sampai saat sekarang mamang belum terlaksana.

“Tapi uangnya sudah dicairkan, maka kami dari DPRD terutama dari Komisi I dan gabungan dari Komisi II, III, dan IV ingin mempertanyakan sejauh mana penggunaan dana tersebut,” ulasnya.

Baca juga: Jumlah Pengunjung Turun, Pemko Padang Tetap Komitmen Terapkan Aturan Wajib Vaksin untuk Masuk Objek Wisata

“Kami belum berasumsi negatif, tapi kami ingin mendapatkan kejelasan resmi tentang penggunaan dana itu,” pungkasnya. [mfz/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist