Pengadilan Negeri Pasaman Barat Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Penulis: Ahmad Romi

Simpang Empat, Padangkita.com – Pengadilan Negeri (PN) Pasaman Barat (Pasbar) mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) tahun 2020.

Humas PN Pasbar, Warman Priatno mengatakan keberhasilan ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa. Pasalnya hal seperti ini sangat diidamkan oleh banyak satuan kerja, tetapi masih banyak yang belum mendapatkan kesempatan itu.

“Pengadilan Negeri Pasaman Barat merupakan salah satu yang beruntung, dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntasnya sehingga pencapaian ini bukanlah perjuangan yang sekadar pemberian. Apalagi bukan karena permintaan, bukan seberapa banyak keterbatasan kami, melainkan seberapa besar kesungguhan kami untuk mengukir prestasi ini,” kata Warman kepada Padangkita.com di Simpang Empat, Senin (21/12/2020).

PN Pasbar pertama kalinya mencanangkan program Zona Integritas (ZI) pada tanggal 2 November 2017 yang pada saat itu dihadiri oleh seluruh Ketua Pengadilan Negeri se-Sumatra Barat di bawah pimpinan Ketua Pengadilan Tinggi Padang.

Selanjutnya ditindaklanjuti dengan pencanangan Zona Integritas (ZI) dengan dukungan dari pemkab Pasbar yang dihadiri oleh semua unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pasbar. Dukungan tersebut terlihat dari pembangunan sarana dan prasarana Kantor PN Pasbar dengan adanya dana hibah.

“Pembangunan Zona Integritas di Pengadilan Negeri Pasaman Barat dimulai dari meningkatkan performa pelayanan ‘front office’ melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Kesungguhan itu diakui dengan diperolehnya Juara Harapan I Lomba (PTSP) di lingkungan Peradilan Umum khususnya Pengadilan Tingkat Pertama Kelas II se-Indonesia,” ujarnya.

Tidak hanya itu, berbagai sarana dan prasarana pun mengalami “progress reform” dengan adanya ruang pengunjung sidang outdoor, ruang tamu terbuka, papan statistik secara elektronik, ruang tahanan yang representatif, akses pintu elektonik, pintu ruang sidang yang elegan, pengawasan dengan CCTV berjumlah 16 titik.

Kemudian perlengkapan sidang eletronik, adanya ruang advokat, ruang laktasi, ruang POSBAKUM, ruang tunggu anak, ruang klinik, ruang jaksa, ruang command center, aplikasi SIPP. Berikutnya, aplikasi Digital Virtual Asisten (DIVA) dan sidang keliling yang menjadi salah satu program unggulan yang kami namakan “KSATRIO SIRANCAK” atau Kerja Sama Pelayanan Terpadu Secara Elektronik (Aplikasi, Eraterang, E-Court, DIVA dan SIAK).

Baca juga: Cegah Penularan Virus Corona, Ini yang Dilakukan Pengadilan Negeri Pasaman Barat

“Ada ungkapan bahwa ‘berilah sebanyak-banyaknya bukan meminta sepuas-puasnya, di sinilah kami terus berikhtiar dengan berbagai program yang ada, di tengah kesibukan ‘main core’ pengadilan, selalu ada tekad untuk adanya perubahan yang baik dan benar demi terwujudnya Pembangunan Zona Integritas yang diidam-idamkan itu,” paparnya. [pkt]


Baca berita Pasaman Barat terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler