Pemprov Sumbar Kucurkan Rp100 Miliar untuk Penas Tani XVI di Padang

Pemprov Sumbar Kucurkan Rp100 Miliar untuk Penas Tani XVI di Padang

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah saat membuka perhelatan Penas Tani 2023

Padang, Padangkita.com - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mengucurkan dana tidak kurang dari Rp100 miliar untuk perhelatan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2023 atau Penas Tani.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah saat membuka kegiatan Penas Tani.

"Pemprov Sumbar telah siapkan Rp100 miliar, kita alokasikan untuk acara ini. Agar Penas Tani dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Itu karena kita merasa terhormat ditunjuk jadi tuan rumah sejak tahun 2017 lalu, sehingga dipersiapkan dari jauh hari," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan persiapan Penas Tani telah dilakukan sebaik mungkin terlebih dengan adanya rencana kehadiran presiden, menteri dan kepala daerah lainnya.

"Pelaksana acara kita hari ini, dengan kesiapan kita untuk kedatangan presiden Republik Indonesia beserta menteri. Sementara itu dari data yang kita dapati acara hari ini dihadiri 14 gubernur dan 293 bupati/wali Kota se Indonesia," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur mengungkapkan bahwa Sumatra Barat sangat bergantung dengan pertanian.

"Karena kita memang sangat serius dengan pertanian, karena 57 persen penduduk Sumbar bergantung dan kesehariannya ada di Pertanian. 23 persen pendapatan Sumbar di sumbang pertanian," paparnya.

Salah satu bentuk keseriusan tersebut ditunjukkan Pemprov Sumbar dengan mengalokasikan 10 persen anggaran APBD untuk pertanian.

"(Sebanyak) Rp670 miliar lebih untuk pertanian. Dengan keseriusan dan kesungguhan kita bisa memberikan kontribusi cukup baik bagi negara. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai tukar petani (NTP) kita 112 persen lebih tinggi dari rata-rata nasional 111 persen," ujarnya.

Baca JugaPresiden Jokowi Batal Hadir, Penas Tani XVI di Padang Dibuka Menko Perekonomian

Penas Tani Nelayan merupakan forum pertemuan yang telah berlangsung sejak 1971, dan menjadi bagian yang strategis dalam upaya membangun kesepahaman diantara berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian maupun perikanan. [hdp]

Baca Juga

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Semangat Bernagari Anak Nagari Canduang Koto Laweh
Gubernur Mahyeldi Apresiasi Semangat Bernagari Anak Nagari Canduang Koto Laweh
Gubernur Mahyeldi: Pengawasan Masyarakat Sumbar terhadap Masalah Sosial mulai Memudar
Gubernur Mahyeldi: Pengawasan Masyarakat Sumbar terhadap Masalah Sosial mulai Memudar
Gubernur Mahyeldi Ingatkan soal Perencanaan dan Pengawasan untuk Antisipasi Penyimpangan
Gubernur Mahyeldi Ingatkan soal Perencanaan dan Pengawasan untuk Antisipasi Penyimpangan
KMP Wira Sameiri Resmi Beroperasi, Padang - Mentawai Kini Bisa Diakses Tiap Hari
KMP Wira Sameiri Resmi Beroperasi, Padang - Mentawai Kini Bisa Diakses Tiap Hari
Tak Mau Ada lagi Koperasi Dibubarkan, Gubernur Mahyeldi Minta Pembinaan sering Dilakukan
Tak Mau Ada lagi Koperasi Dibubarkan, Gubernur Mahyeldi Minta Pembinaan sering Dilakukan
Muspimwil Muhammadiyah Sumbar, Gubernur Mahyeldi: Rumuskan Strategi Majukan Umat
Muspimwil Muhammadiyah Sumbar, Gubernur Mahyeldi: Rumuskan Strategi Majukan Umat