Pemprov Sumbar Anggarkan Rp7 Miliar untuk TdS 2021, Jadwal dan Etape Akan Dikurangi

|
Editor: Rina Akmal

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Perhelatan TdS kali ini rencananya akan dikurangi menjadi lima etape race dan dua etape gran fondo

Padang, Padangkita.com– Kejuaraan balap sepeda bertaraf internasional Tour de Singkarak (TdS) akan digelar pada September 2021. Perhelatan TdS kali ini rencananya akan dikurangi menjadi lima etape race dan dua etape gran fondo.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial mengatakan, etape race itu adalah balap seperti biasa, sedangkan etape gran fondo digelar untuk komunitas sepeda balap.

“Dulu kita (mengadakan) sembilan etape, sekarang hanya lima etape. Jadi ada pengurangan 4 etape,” kata Novrial, Senin (8/3/2021).

Ia juga mengatakan, berdasarkan jadwal dari induk organisasi balap sepeda internasional, Union Cycliste Internatonale (UCI), TdS digelar pada 4-12 September.

“komunitas dengan sepeda balap, lalu kita buka slotnya sekian. Slotnya ini belum kita sepakati. Tapi mereka akan ikut race juga pada hari yang berbeda,” terangnya.

Meskipun ada pengurangan jumlah etape dan penyelenggaraannya menerapkan protokol kesehatan, namun sejumlah negara sudah melakukan pendaftaran.

Hingga saat ini, sejumlah negara sudah mendaftar untuk mengirimkan peserta dalam kejuaraan kali ini seperti Kazakhstan, China, Malaysia, dan Iran. Jumlah negara yang akan ikut serta diperkirakan bertambah seiring mendekati waktu penyelenggaraan

Dia menjelaskan, TdS rencananya digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Pembalap, official, dan panitia harus divaksin Covid-19 sebanyak dua kali. Sebelum balap digelar, tes swab atau rapid test antigen juga akan dilakukan kepada pembalap untuk memastikan yang bersangkutan tidak terpapar Covid-19.

Selain itu, penonton yang akan memasuki venue start-finish juga harus mendaftar secara daring. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar berencana memfasilitasi tes swab atau rapid test antigen untuk mereka.

“Cuman karena kita ada pengurangan etape, kita usul lagi agar dikurangi menjadi 4-10 September, tapi kita belum dapat jawaban,” ujarnya.

Menurut Novrial, hingga saat ini, lintasan balap sepeda di lima etape masih tentatif. Dinas Pariwisata Sumbar mengusulkan jalur dari Kota Padang-Kabupaten Limapuluh Kota. kemudian Limapuluh Kota-Kota Solok dan ada city race di Singkarak. Selanjutnya, Kota Solok-Padang dan juga ada city race nantinya di Padang.

Baca juga: Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Disuntik Vaksin Covid-19

Untuk penyelenggaraan TdS tahun ini, Pemprov Sumbar menganggarkan Rp7 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah pusat juga berencana akan membantu penyelenggaraan TdS dari segi anggara. [rna]


Baca berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler