Pemko Pariaman Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana

Pemko Pariaman Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana

Wawako Pariaman Mulyadi turun langsung memantau dampak bencana banjir dan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. [Foto: Dok. Diskominfo Pariaman]

Pariaman, Padangkita.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman gerak cepat tangani dampak bencana. Apalagi dengan kondisi curah hujan yang sangat tinggi, Pemko mengimbau warga yang tinggal ditempat daerah rawan, untuk mengungsi sementara ditempat yang aman.

Imbauan disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi usai meninjau dan mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak banjir dan longsor di beberapa tempat di Kota Pariaman, didampingi Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar.

Selain di Desa Sintuk, beberapa titik di Desa Pungggung Lading, Desa Rambai, Desa Toboh Palabah Kecamatan Pariaman Selatan, Desa Cubadak Air, Desa Sintuk, Desa Sikapak Barat, Desa Tanjung Sabar di Kecamatan Pariaman Utara dan Perumahan Kampung Gadang Kecamatan Pariaman Timur dan Kelurahan Karan Aur di Kecamatan Pariaman Tengah ikut terdampak bencana banjir dan pohon tumbang.

Mulyadi mengatakan bahwa Pemko Pariaman Bersama TNI dan Polri, Kepala OPD terkait serta perangkat desa, ikut meninjau dan melakukan evakuasi warga yang terdampak bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang di beberapa desa.

“Berkat kolaborasi antara Pemko Pariaman dengan aparat TNI dan Polri dan dibantu perangkat desa untuk bergerak cepat bersama dan saling mendukung satu sama lainnya sehingga kita bisa mengevakuasi warga dengan cepat,” ujarnya.

Sebelumnya, kita sudah berkoordinasi dengan pihak desa dan alhamdulillah desa di Kota Pariaman sangat aktif membantu dalam mengevakuasi warganya ketempat saudara mereka sampai curah hujan ini menurun.

“Selain itu, pihak desa juga memberikan logistik kepada warganya yang terdampak bencana. Hal ini tentunya sangat dibutuhkan masyarakat,” ulasnya.

Kota Pariaman menjadi salah satu wilayah yang menghadapi ancaman bencana. Hal ini berdasarkan Keputusan Walikota Pariaman Nomor: 400/300/2025 tentang Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Cuaca Ekstrem di Kota Pariaman terhitung Tanggal 24 November sampai tanggal 1 Desember 2025.

Lebih lanjut, Mulyadi menyampaikan bahwa kita juga sudah menghimbau kepada sekolah baik dari jenjang TK, SD, SMP , SMA/SMK, untuk belajar daring di rumah sampai batas kondisi aman, karena kondisi hujan terus menerus dan beberapa titik sudah banjir,

Mulyadi juga menegaskan bahwa pemerintah dan pihaknya selalu hadir untuk membantu warga yang kesusahan.

“Hari ini, kita sudah memberikan sarapan pagi, selimut, tikar, terpal dan makan siang yang disediakan didapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dapur dapur umum di Posko Tanggap Darurat Bencana di Balaikota Pariaman,” terangnya

Ia  juga menyampaikan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar  karena kondisi cuaca dan curah hujan masih tinggi, pohon tumbang dan longsor dengan cuaca yang tidak bisa ditembak.

“Kalau tidak ada keperluan yang penting, sebaiknya tidak usah keluar rumah sampai kondisi aman dan kepada petugas untuk tetap melakukan patroli diwilayah Kota Pariaman,” pungkasnya. [*/pkt]

Baca Juga

Pemko Pariaman akan Bangun Drainase Jalan 1,5 Km di Tiga Kelurahan, Anggaran Capai Rp2 Miliar
Pemko Pariaman akan Bangun Drainase Jalan 1,5 Km di Tiga Kelurahan, Anggaran Capai Rp2 Miliar
Yota Balad Usul Peningkatan Keselamatan di Jalur Kereta Api dan Gerbong untuk Daya Tarik Wisata
Yota Balad Usul Peningkatan Keselamatan di Jalur Kereta Api dan Gerbong untuk Daya Tarik Wisata
Pemko Pariaman Uji Publik Data Rumah yang Terdampak Bencana, Ini Rinciannya
Pemko Pariaman Uji Publik Data Rumah yang Terdampak Bencana, Ini Rinciannya
Lantik 2 Pejabat Eselon II, Wako Yota Balad Ungkap Pemerintahannya 1 Tahun 20 Februari
Lantik 2 Pejabat Eselon II, Wako Yota Balad Ungkap Pemerintahannya 1 Tahun 20 Februari
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
TKD 2026 Batal Dipotong, Yota Balad Ucapkan Terima Kasih pada Presiden dan Mendagri
TKD 2026 Batal Dipotong, Yota Balad Ucapkan Terima Kasih pada Presiden dan Mendagri