Pemko Pariaman Bidik KLA ke 7 

Penulis: Isran Bastian

Pariaman, Padangkita.com – Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengikuti Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kota Layak Anak Tingkat Nasional untuk Kota Pariaman Tahun 2022, bertempat di Ruang Rapat Balaikota Pariaman, Senin siang (13/6/2022).

VLH ini, diadakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, yang dipimpin oleh Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak (PKA), Maydian Werdiastuti, dan Deputi PKA, Faizah, yang digelar secara virtual.

“Pemko Pariaman sangat intens dalam mendukung KLA, hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Program KLA Kota Pariaman, yang telah mendapatkan Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Strata Madya sebanyak 6 Kali, sejak tahun 2016 lalu,” ujarnya.

Genius mengatakan, Kota Layak Anak (KLA) merupakan Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

“Untuk memenuhi kebijakan, program dan kegiatan dalam menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak tersebut, kita terus bersama dengan seluruh stakeholder yang ada, mulai dari DPRD, instansi vertikal, (Polri, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri), OPD, Kecamatan, Desa/Kelurahan, BUMN/BUMD, Swasta, Perbankan, LKAAM dan juga Forum Anak Kota Pariaman, dengan membuat komitmen bersama dalam pemenuhan hak-hak anak yang ada di Kota Pariaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut Genius menuturkan bahwa dirinya juga menugaskan setiap OPD yang ada, harus berkontribusi dalam mendukung KLA di Kota Pariaman ini, dan itu sudah kita lakukan dalam beberapa tahun terakhir ini, ucapnya.

“Kita banyak membangun sarana dan prasarana yang mendukung untuk pemenuhan hak anak, bagaimana  bangunan yang kita bangun ramah anak, RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang aman untuk anak, membuat Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang Tersertifikasi Kementerian PPPA Tahun 2019 lalu, yaitu RBRA yang berada di Pantai Cermin, serta kita juga selalu melibatkan Forum Anak, dalam setiap musrenbang yang digelar secara berjenjang, mulai dari tingkat desa/kelurahan, Kecamatan sampai tingkat Kota,” tukasnya.

Lulusan S3 IPB ini juga mengatakan, bahwa di Kota Pariaman, juga telah membuat kebijakan Wajar (Wajib Belajar) 12 Tahun, sehingga dari SD sampai SMA/SMK anak-anak kita, semuanya mendapatkan hak sekolah gratis, ditambah dengan 9 Bus sekolah yang mengantar jemput anak-anak kita ini, ulasnya.

“Kita juga mempunyai program unggulan Saga Saja (Satu Keluarga Satu Sarjana), dimana anak yang kurang mampu, kita kuliahkan ke jenjang Perguruan Tinggi vokasi, sehingga ketika mereka tamat nanti, mereka dapat segera mendapatkan pekerjaan dengan keahlian yang mereka miliki,” tuturnya.

Orang nomor satu di Kota Pariaman ini juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pariaman bersama DPRD Kota Pariaman, telah mengeluarkan 7 (tujuh) Perda, 1 (satu) Ranperda  dan 5 (lima) Perwako (Peraturan Walikota), menyangkut pemenuhan Hak Anak di Kota Pariaman, ulasnya.

“Kami berharap, program KLA yang digagas oleh Kementerian PPPA RI, untuk Tahun 2022 ini, Kota Pariaman kembali mendapat penghargaan sebagai KLA untuk yang ke 7 (tujuh), dan kiranya, dapat ditingkatkan stratanya, dari Strata Madya, menjadi Strata Nindya,” tutupnya dihadapan Tim Kementerian PPPA RI ini.

Baca Juga: Evaluasi Kinerja OPD Pariaman Semester I, Ini Peringatan dari Genius Umar

Acara yang berlangsung hampir 4 jam ini, juga dihadiri oleh Ketua DPRD, Fitrinora, Polres Pariaman, Kodim 0308 Pariaman, Kejaksaan Pariaman, Pengadilan Negeri Pariaman, Pengadilan Agama Pariaman, Ketua TP PKK Kota Pariaman, Asisten, Kepala OPD, Camat se Kota Pariaman, Kepala Desa/Lurah, LKAAM, Bundo Kanduang, BUMN/BUMD, Dunia Usaha, Media dan Pengurus Forum Anak Kota Pariaman. [*/isr]

Terpopuler

Add New Playlist