Berita

Pemko Pariaman Ajukan Proposal Pembangunan ke PUPR, Termasuk Wisata Terpadu Ma’ruf Amin  

×

Pemko Pariaman Ajukan Proposal Pembangunan ke PUPR, Termasuk Wisata Terpadu Ma’ruf Amin  

Sebarkan artikel ini
Wapres Ma;ruf Amin ketika berkunjung ke gantai di Kota Pariaman. Pantai yang dkunjungi tersebut kini diberi nama Pantai Ma'ruf Amin. [Foto: Ist.]

Pariaman, Padangkita.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mengajukan proposal sejumlah proyek pembangunan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR).

Untuk mengurus itu, Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengutus Asisten II bidang Administrasi Pembangunan dan Umum, Elfis Candra pergi langsung ke Kementerian PUPR di  Jakarta.

Didampingi Kabid Tata Ruang dan Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Pariaman, Deki Asar, Asisten II Kota Pariaman ini diterima oleh Direktur Bina Penataan Bangunan, Kementerian PUPR, Boby Ali Azhari, Senin (14/2/2022).

Elfis Candra mengatakan, karena keterbatasan anggaran daerah, apalagi masih dalam kondisi pandemi Covid-19, banyak pembangunan yang tidak mendapat porsi dalam APBD Kota Pariaman. Sebab itulah, dirinya mendapat tugas dari Wali Kota Pariaman untuk menggaet dana yang ada di pusat, khususnya Kementerian PUPR.

“Alhamdulillah, kedatangan kami disambut oleh Bapak Boby Ali Azhari, yang merupakan Direktur Bina Penataan Bangunan, Kementerian PUPR, sekaligus melakukan audiensi dalam rangka lobby penguatan usulan permohonan bantuan pusat untuk pembangunan infrastruktur di Kota Pariaman, sesuai dengan proposal yang kita ajukan,” ujar dia.

Mantan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman ini menuturkan, ada sejumlah proposal proyek yang diajukan yakni, Water Front City (WFC) Batang Piaman dan pengembangan Talao, kawasan wisata terpadu Pantai Ma’ruf Amin dan WFC Batang Mangor.

“Untuk WFC Batang Piaman dan Talao, tadi sudah kita mohonkan untuk dapat direalisasikan di tahun 2022 ini, walaupun tidak tersedia dalam DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran) di tahun ini,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kawasan wisata terpadu Pantai Ma’ruf Amin dan WFC Batang Mangor, Elfis Candra berharap pembangunan fisiknya dapat terealisasi pada tahun 2023 mendatang.

Menanggapi permohonan Pemko Pariaman, Direktur Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR, Boby Ali Azhari menyarankan Pemko Pariaman dapat melakukan langkah intensif dengan pihak terkait, baik di Kementerian PUPR, maupun perwakilan instansi Kementerian PUPR di daerah.

“Untuk pembangunan WFC Batang Piaman dan Talao akan dibahas dulu dengan Dirjen Cipta Karya terkait penganggaranya. Sedangkan untuk pembangunan Pantai Ma’ruf Amin dan WFC Batang Mangor, Pemko Pariaman agar melakukan koordinasi intensif dengan pihak Balai Provinsi Sumbar dan Kementerian PUPR, agar bisa masuk dalam program kegiatan tahun 2023 mendatang,” tukasnya.

Baca juga: Pilkades Serentak Sukses, Wako Pariaman Langsung Lapor Kemendagri 

Boby juga mengingatkan agar Pemko Pariaman dapat mematangkan pembebasan lahan di lokasi-lokasi tersebut dan dibuatkan perencanaan teknisnya. Sehingga, apa yang akan direncanakan dan kenyataan di lapangan, benar-benar dapat dikerjakan dan nantinya akan memberikan hasil yang maksimal, dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. [*/pkt]