Pemko Padang Siap Kawal Penerapan Prokes Selama Pesantren Ramadan

Penulis: Redaksi

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: pelaksanaan Pesantren Ramadan telah melalui berbagai kajian teknis dan pertimbangan di lapangan

Padang, Padangkita.com– Pemerintah Kota Padang berkomitmen mengawal pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 selama proses Pesantren Ramadan berlangsung.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, pelaksanaan Pesantren Ramadan telah melalui berbagai kajian teknis dan pertimbangan di lapangan.

Berdasarkan data dinas Kesehatan Kota Padang, Padang berada pada zona kuning (risiko rendah), yang berarti masyarakat boleh melakukan aktivitas dengan tetap mematuhi prokes.

“Setelah melakukan berbagai pertimbangan, akhirnya Padang bisa melaksanakan Pesantren Ramadhan, tetapi dengan syarat harus mematuhi prokes yang ketat,” ujarnya, Senin (19/04/2021).

Oleh karena itu, kita berkomitmen ke depan akan melakukan pengawasan terhadap prokes selama Pesantren Ramadan berlangsung.

Dia telah menginstruksikan camat dan lurah untuk melakukan pengawasan di masjid/musala tempat pelaksanaan Pesantren Ramadan.

Camat dan lurah juga diminta untuk manfaatkan kongsi Covid-19 yang telah ada dengan mengikutsertakan fungsi RT/RW, sehingga lebih efektif dalam melakukan pengawasan.

Selain itu, Wako juga menginstruksikan Dinas Pendidikan selaku penanggung jawab kegiatan Pesantren Ramadan untuk meminta kepala sekolah.

Termasuk para guru hingga pengawas sekolah memastikan prokes berjalan dengan baik selama Pesantren Ramadhan.

“Setidaknya pengawasan berlapis kita siapkan untuk mengawal Pesantren Ramadan tahun ini dari penularan Covid-19. Mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, RT/RW hingga panitia Pesantren Ramadhan,” sebut Wako.

Pelaksanaan Pesantren Ramadan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya dilaksanakan sehari penuh, namun sekarang hanya setengah hari.

Bagi pelajar SMP sederajat dimulai pukul 04.30 WIB sampai 09.30 WIB, sedangkan bagi pelajar SD dimulai pukul 09.45 WIB sampai 13.00 WIB.

Ia juga mengimbau agar para orang tua tidak perlu khawatir terhadap pelaksanaan Pesantren Ramadan karena Pemko sudah berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat.

“Kami tidak ingin terjadi klaster baru penyebaran Covid-19 dan kita optimis kegiatan ini berjalan dengan baik hingga akhir,” tuturnya.

Untuk Dapatkan Data Akurat, Pemko Imbau Masyarakat Cari Informasi Covid-19 di Situs Resmi

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Padang Edi Hasymi mengimbau, untuk mendapatkan informasi dan data yang akurat, masyarakat bisa mengakses situs resmi Dinas Kesehatan Kota Padang.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani mengatakan, Kota Padang saat ini berada pada zone kuning (risiko rendah).

Dengan jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 16.442 kasus dengan angka kesembuhan 15.675 kasus.

Sementara sisa kasus positif sebanyak 458 kasus, bergejala 320 kasus (214 isolasi dan 106 dirawat) dan tidak bergejala 138 kasus (rawat 14 dan 124 isolasi).

Baca juga: Remaja di Padang Ditangkap Usai Jual Motor Curian yang Sudah 4 Tahun Dikuasai

“Khusus untuk Kota Padang, karena peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 masih landai dan berdasarkan jumlah kasus perharinya, maka dalam tiga minggu ke depannya kita masih berada pada zona kuning atau zona aman,” imbuhnya. [*/rna]

Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler