Pemko Bukittinggi Raih Anugerah Meritokrasi 2021, Semua Aspek Soal ASN Dinilai Baik

Penulis: Agg

Berita Bukittinggi terbaru dan berita Sumbar terbaru: Pemko Bukittinggi kembali meraih penghargaan tingkat nasional.

Bukittinggi, Padangkita.com – Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini, penghargaan datang dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam Anugerah Meritokrasi Tahun 2021.

Prestasi ini pun menjadi kado terindah bagi Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias yang segera menghabiskan masa jabatannya.

Anugerah itu diserahkan oleh Ketua KASN, Agus Pramusinto di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis, (28/1/2021). Sementara itu, yang menerima, Wali Kota diwakili Kepala BKSDM Bukittinggi, Sustinna.

Ketua KASN, Agus Pramusinto menyebut, penghargaan itu diberikan kepada instansi pemerintah dengan penilaian telah berhasil dalam penerapan sistem merit. Kepala daerah yang menerima, dinilai telah menjalankan kebijakan dan kewenangan manajemen kepegawaian yang mengacu kepada sistem merit sesuai dengan UU No. 5/2014.

“Ini adalah bukti bahwa pejabat pembina kepegawaian melalui BKPSDM dalam menjalankan kebijakan dan kewenangan manajemen kepegawaian telah mengacu kepada sistem merit. Yaitu kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja tanpa membedakan ras, golongan, politik, agama, laki-laki, perempuan, suku, kecacatan dan sebagainya,” jelasnya.

Sustinna mengungkapkan, penilaian mempertimbangkan delapan aspek manajemen ASN. Yaitu, perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengembangan karier, promosi dan mutasi, manajemen kinerja, penggajian, penghargaan dan disiplin, perlindungan dan pelayanan, serta sistem informasi. Dari semua aspek itu Pemko Bukittinggi dinilai masuk kategori “Baik”.

Anugerah meritokrasi 2021 ini, lanjut dia, menjadi pelengkap penghargaan sebelumnya yang diraih Pemko Bukittinggi. Yakni penghargaan BKN AWARD Bidang Mutasi, di mana Kota Bukittinggi terbaik II dalam pengelolaan mutasi di wilayah Kanreg XII Pekanbaru.

Termasuk berkorelasi positif dengan hasil penilaian Rencana Aksi Pencegahan Korupsi, yang salah satu indikatornya adalah penilaian manajemen ASN dengan nilai 95.

“Kami amat bersyukur tentunya. Hanya dua kabupaten dan kota yang mendapat penghargaan ini di Sumbar, Bukittinggi salah satunya. Di Indonesia, Bapak Wali Kota Bukittinggi salah satu dari 20 kepala daerah yang menerima anugerah ini,” sebutnya.

Mewakili wali kota, Sustinna mengapresiasi seluruh ASN Bukittinggi, khusus yang sudah terlibat dalam proses pengantaran Bukittinggi ke penghargaan tersebut. Menurutnya, sistem merit menjadi sistem manajemen pengembangan SDM secara strategis dalam kebijakan dan manajemen ASN guna melahirkan sumber daya unggul dan selaras dengan potensinya.

Penerapan sistem merit yang baik merupakan bukti nyata komitmen PPK dalam menginterpretasikan undang-undang demi terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel di lingkungan Pemko Bukittinggi. Tidak sekadar menempatkan “right man on the right place”, namun juga memandang pegawai sebagai aset berharga yang perlu dikembangkan dan dikelola.

Baca juga: Selama 2020, Pemko Bukittinggi Tuntaskan Pembangunan RSUD 6 Lantai dan 2 Puskesmas

“Tentunya diperlukan kerja keras dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas tata kelola manajemen ASN di Kota Bukittinggi. Prestasi ini tidak lepas dari dukungan, kerja keras serta peran semua pihak dan kepala SKPD terkhusus kepada Kasubbag Umum dan Kepegawaian serta Tim Penilaian Penerapan Sistem Merit Kota Bukittinggi,” katanya. [pkt]


Baca berita Bukittinggi terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist