Pemkab Pessel Terima Penghargaan Pengarustamaan Gender dari Gubernur Sumbar

Penulis: Redaksi

Berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini: Pemkab Pessel menerima penghargaan Pengarusutamaan Gender dari Gubernur Sumbar.

Painan, Padangkita.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menerima penghargaan Pengarusutamaan Gender dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah.

Penghargaan diterima Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Emirda Ziswati, dengan kategori sangat memuaskan.

Penyerahan penghargaan itu dilakukan pada acara pembukaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumbar tahun 2022, Jumat (9/4) di Ballroom Hotel Inna Muara Padang.

“Penghargaan ini adalah apresiasi dari Pemprov Sumbar kepada Pemkab Pessel yang sangat konsisten dalam mewujudkan pengarusutamaan gender dan kepatuhan menyampaikan rencana aksi,” kata Pj Sekda, Emirda Ziswati usai menerima penghargaan, Jumat (9/4/2021).

Ia mengharapkan penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi Pemkab Pessel dan pihak terkait meningkatkan program pengarusutamaan gender ke depan.

Sejauh ini, Pemkab Pessel telah membentuk Tim Focal Point Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di masing-masing perangkat daerah. Hal ini, kata dia, sangat penting untuk memastikan seluruh program pembangunan yang dilakukan benar benar responsif gender.

Emirda menyebutkan, dengan adanya PPRG seluruh perangkat daerah dapat merencanakan program dan kegiatan telah dianalisa, sehingga mampu mewujudkan pembangunan yang responsif gender di seluruh sektor pembangunan di Pessel.

Lebih lanjut dikatakan, Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2000 telah menjelaskan pengarusutamaan gender adalah suatu strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas seluruh kebijakan di berbagai bidang.

Kemudian, secara garis besar pengarusutamaan gender merupakan strategi yang harus dilakukan oleh tiga komponen yaitu pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Sehingga menciptakan output dalam bentuk berbagai kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta kelembagaannya yang mengarah pada pencapaian kesetaraan dan keadilan gender.

Baca juga: Pilwana di Pesisir Selatan Terpaksa Ditunda, Ini Penyebabnya

Pengarusutamaan gender merupakan strategi atas pendekatan dalam pembangunan yaitu, strategi yang mengintegrasikan permasalahan, pengalaman dan kebutuhan baik perempuan maupun laki-laki dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi seluruh kebijakan dan program pembangunan. [nik/pkt]


Baca berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler