Pemerintah Siapkan 1000 Beasiswa bagi Dosen

Penulis: Ramono Aryo
Ilustrasi. (Foto : Ist)

Padangkita.com – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) melalui Direktorat Sumber Daya Iptek Dikti (SDID) menyiapkan program 1000 beasiswa bagi seluruh Indonesia.

Hal tersebut dilakukan jika guna meningkatkan jumlah tenaga pendidik atau dosen serta ilmuwan yang kompetitif di masa depan.

Beasiswa ini diperuntukan untuk dosen perguruan tinggi negeri (PTN) maupun dosen perguruan tinggi swasta (PTS). Ada pun program beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah melalui 3 skema.

“Ketiga skema beasiswa itu adalah Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN), Beasiswa Afirmasi untuk Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB), dan Beasiswa Program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU),” kata Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti.

Ali Ghufron menyebutkan, tersedia 1.000 kuota beasiswa bagi dosen yang akan mengikuti BPP-DN, sementara beasiswa Afirmasi PTNB ada 150 kuota, dan untuk PMDSU ada 250 kuota.

Beasiswa jenjang S-2 untuk dosen tetap yang memiliki NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional) atau NUPN diberikan melalui skema beasiswa Afirmasi PTNB. Sedangkan BPP-DN diberikan kepada dosen di lingkup Kemristekdikti untuk menempuh jenjang S-3.

Adapun untuk beasiswa PMDSU, imbuh Ghufron, akan diberikan kepada fresh graduate yang memenuhi kualifikasi untuk menjadi seorang doktor dengan masa pendidikan selama empat tahun. Pada program ini, sarjana unggul tersebut dituntut menghasilkan minimal dua publikasi hasil riset di jurnal internasional.

Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti itu menambahkan, peserta beasiswa PMDSU akan memperoleh fasilitas berupa hibah penelitian untuk mahasiswa sebesar Rp 50-60  juta per tahun dan mendapat bimbingan penulisan publikasi ke luar negeri.

“Untuk ketiga beasiswa dalam negeri, yaitu BPP-DN, Beasiswa Afirmasi, dan PMDSU sudah mulai dibuka pendaftarannya 5 Juni sampai dengan 30 Juni 2017,” ungkap Ali Ghufron.

Tak hanya itu, lanjut Ali Ghufron, tersedia juga beasiswa dosen ke luar negeri, yakni dilakukan melalui skema Dikti Funded Fulbright ke Amerika Serikat (AS) untuk 50 penerima, OeAD dengan Austria untuk 10 penerima, dan Newton Fund dengan Inggris untuk delapan penerima, seperti dilansir dari laman setkab.go.id, Selasa (06/06/2017).

Terpopuler

Add New Playlist