Pemerintah Klaim Pemblokiran Telegram Sesuai Prosedur

Pemerintah Klaim Pemblokiran Telegram Sesuai Prosedur

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (Foto: kominfo.go.id)

Lampiran Gambar

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (Foto: kominfo.go.id)

Padangkita.com – Pemerintah mengklaim pemblokiran situs Telegram sudah sesuai prosedur dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Pemblokiran situs Telegram sudah sesuai prosedur. Selain banyak mengandung faham radikalisme, Telegram juga tidak memiliki perwakilan di Indonesia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Padang, Sabtu (15/7/2017).

Ia menyatakan juga tidak ada alasan bagi Telegram untuk membawa pemblokiran situs itu oleh pemerintah ke ranah hukum, karena pemblokiran sudah sesuai hukum Indonesia.

Menurutnya, akses web Telegram dari komputer diblokir karena banyak mengandung konten radikalisme dan terorisme yang berpotensi mengancam keutuhan bangsa.

Proses pemblokiran, imbuhnya, sudah melalui kajian dan dibicarakan dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Intelijen Negara (BIM) dan Kepolisian Republik Indonesia.

Sebelum diblokir, Rudiantara mengaku sudah sering menghubungi pihak Telegram seperti meminta penyediaan SOP penyaringan konten, namun tidak pernah direspon.

“Berbeda dengan platform lain seperti Twitter dan Google, perusahaan Telegram tidak punya perwakilan yang jelas,” ujarnya.

Terkait kemungkinan pemblokiran situs lainnya seperti Facebook dan Youtube, ia belum bisa memastikan. Meski begitu, Menkominfo meminta penyedia konten meningkatkan save list level, karena belum ditingkatkan sejak 2016.

Tag:

Baca Juga

Pisah Sambut Danlanud Sutan Sjahrir, Gubernur Mahyeldi Singgung Kesuksesan Penas Tani 2023
Pisah Sambut Danlanud Sutan Sjahrir, Gubernur Mahyeldi Singgung Kesuksesan Penas Tani 2023
Dekranasda Kota Padang Susun Program Kerja 2024, Fokus Majukan IKM Kerajinan
Dekranasda Kota Padang Susun Program Kerja 2024, Fokus Majukan IKM Kerajinan
"Bagikan Cinta Tanpa Batas": 442 Kantong Darah Tanda Kedermawanan Karyawan Semen Padang
"Bagikan Cinta Tanpa Batas": 442 Kantong Darah Tanda Kedermawanan Karyawan Semen Padang
98,62% Penduduk Tanah Datar Usia 17 Tahun ke Atas Telah Memiliki KTP Elektronik
98,62% Penduduk Tanah Datar Usia 17 Tahun ke Atas Telah Memiliki KTP Elektronik
Andre Rosiade Jelaskan Progres Proyek Flyover Sitinjau Lauik Senilai Rp4,8 Triliun
Andre Rosiade Jelaskan Progres Proyek Flyover Sitinjau Lauik Senilai Rp4,8 Triliun
Forikan dan Dinas Perikanan Padang Gencarkan Kampanye Gemarikan di SDN 29 Pebayan Penggalangan
Forikan dan Dinas Perikanan Padang Gencarkan Kampanye Gemarikan di SDN 29 Pebayan Penggalangan