Pasar Bawah Dibangun Zaman Belanda yang Akan Segera Direnovasi Pemerintah

Penulis: Redaksi

Bukittinggi, Padangkita.com – Ratusan kios atau lapak pedagang di Pasar Bawah, Kota Bukittinggi hangus dalam kebakaran yang terjadi Sabtu (11/9/2021). Sejauh ini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Penelusuran Padangkita.com, Pasar Bawah memang telah direncanakan pemerintah untuk direnovasi. Rencana tersebut terungkap ketika Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Luthfi, berkunjung ke Pasar Bawah, awal April lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Mendag didampingi anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar dan Wawako Marfendi.

Sebagaimana dimuat di laman resmi Kota Bukittinggi, Luthfi waktu itu mengatakan Pasar Bawah akan segera direnovasi sehingga dapat menghidupkan gairah ekonomi masyarakat Bukittinggi.

“Kita akan perbaiki Pasar ini supaya Pasar ini bisa bersaing dengan pasar modern. Saya lihat pasar ini mesti ada tindakan perbaikan segera pada kesempatan pertama. Kita akan masukkan surat rekomendasi kepada Kementerian PUPR supaya bisa dibereskan pada kesempatan pertama. Jadi segera,” sebut Luthfi waktu itu.

Pemko Bukittinggi mengajukan anggaran perbaikan atau renovasi Pasar Bawah sekitar Rp400 miliar.

Rencana renovasi Pasar Bawah sebelumnya telah diusulkan oleh Erman Safar melalui Mendag, pada Maret. Dari usulan inilah, Mendag Muhammad Luthfi meninjau Pasar Bawah.

Pasar Bawah memiliki luas sekitar 2,2 hektar yang merupakan pasar tradisional. Pasar tersebut dibangun pada zaman penjajahan Belanda yang bisa menampung sekitar 1.900 pedagang.

Baca juga: Pasar Bawah Bukittinggi Terbakar, Ratusan Kios Hangus, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Dinamakan Pasar Bawah karena dahulunya pasar di Kota Bukittinggi hanya terdapat dua pasar, yaitu Pasar Atas dan Pasar Bawah. Jika dilihat dari posisi, Pasar Bawah memang terletak di bawah bukit tempat berdirinya Pasar Atas. (*/pkt)

Terpopuler

Add New Playlist