Padang – Pekanbaru Cuma 3 Jam Saja, Hutama Karya Optimistis Tuntaskan Konstruksi Jalan Tol

Padang – Pekanbaru Cuma 3 Jam Saja, Hutama Karya Optimistis Tuntaskan Konstruksi Jalan Tol

Jalan Tol Padang - Pekanbaru. [Foto: Dok. Hutama Karya]

Padang, Padangkita.com – PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya akan melanjutkan pembangunan konstruksi Jalan Tol Padang – Pekanbaru Seksi 1 Padang – Sicincin, mulai bulan September ini.

Pembangunan jalan tol sepanjang 36,15 km ini telah mangkrak sejak Desember 2021 lalu. Kelanjutan pembangunan jalan tol yang jadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan pembebaskan lahan.

Jalan Tol Padang - Sicincin ini dikerjakan oleh anak usaha Hutama Karya yaitu PT HK Infrastruktur (HKI). Adapun progress pembebasan lahan saat ini sudah mendekati 70% dan progres konstruksi mencapai 45%.

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro menyebutkan pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru sepanjang 254,8 km yang terdiri dari 6 Seksi memang dilaksanakan secara bertahap. Saat ini, Hutama Karya fokus menuntaskan 3 Seksi dari 6 Seksi, yakni Seksi 6 Pekanbaru – Bangkinang (40 km), Seksi 5 Bangkinang – Pangkalan (25 km), dan Seksi 1 Padang - Sicincin (36 km).

Sedangkan Seksi 2 Sicincin – Bukittinggi (38 km), Seksi 3 Bukittinggi – Payakumbuh (34 km) dan Seksi 4 Payakumbuh – Pangkalan (58 km) akan dibangun setelah 2024.

Meski begitu, Koentjoro menegaskan, bahwa progres konstruksi jalan tol sangat bergantung pada pembebasan lahan yang kerap menjadi tantangan di lapangan.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian pembebasan lahan pembangunan Seksi Padang - Sicincin. Hutama Karya akan segera memulai kembali pekerjaan konstruksi di lapangan,” terang Koentjoro dalam keterangan tertulis, Rabu (31/8/2022).

Menurut Koentjoro kehadiran Jalan Tol Pekanbaru – Padang atau disebut sebaliknya Jalan Tol Padang – Pekanbaru secara keseluruhan, nantinya akan membawa manfaat positif bagi perekonomian dan pariwisata kedua wilayah, Riau dan Sumbar.

Jalan tol ini pun nantinya akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Padang ke Pekanbaru dari 9 jam via jalan arteri menjadi kurang lebih 3 jam via jalan tol dengan kecepatan rerata 80 km/jam.

Tak hanya memangkas waktu perjalanan, jalan tol ini akan membuka konektivitas antar-wilayah dalam rangka memperlancar distribusi logistik. Selain itu, jalan tol ini akan menghubungkan dua pelabuhan laut yang berada di Padang dan Dumai, Riau serta akan mengefisienkan mobilitas orang dan barang.

Baca juga: Kapan Padang – Pekanbaru Bisa Ditempuh Cuma 3 Jam Saja lewat Jalan Tol? Ini Perkiraannya

Dengan strategisnya keberadaan Jalan Tol Padang – Pekanbaru, Hutama Karya pun terus optimistis dapat menuntaskan keseluruhan seksi ruas jalan tol. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam – Padang Panjang - Bukittinggi: Dikaji Jenis yang Cocok
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam – Padang Panjang - Bukittinggi: Dikaji Jenis yang Cocok
Pemkab Pessel Tindak Lanjuti Hasil Riset IWAPI soal Fasilitas Jalan dan Sarana Pendukung
Pemkab Pessel Tindak Lanjuti Hasil Riset IWAPI soal Fasilitas Jalan dan Sarana Pendukung
Jembatan Asmara Carocok Painan mesti Cepat Diperbaiki, Pemkab Pessel Anggarkan Rp200 Juta
Jembatan Asmara Carocok Painan mesti Cepat Diperbaiki, Pemkab Pessel Anggarkan Rp200 Juta
Puluhan Tahun Rusak, Jembatan Gantung Sikabu Munto segera Diperbaiki Pakai Dana Desa
Puluhan Tahun Rusak, Jembatan Gantung Sikabu Munto segera Diperbaiki Pakai Dana Desa
Rusma Yul Anwar Berhasil Raih Dana Pusat, Bangun Jalan Silaut Anggaran Rp39 Miliar
Rusma Yul Anwar Berhasil Raih Dana Pusat, Bangun Jalan Silaut Anggaran Rp39 Miliar
Tol Padang – Pekanbaru Menembus Perut Bukit Barisan, Bagaimana Keamanan Terowongan Tol?   
Tol Padang – Pekanbaru Menembus Perut Bukit Barisan, Bagaimana Keamanan Terowongan Tol?