Niat Cari Potensi Wisata dan Sumber Air, 86 Warga Limapuluh Kota Hilang di Hutan

|
Editor: Zulfikar

Berita Limapuluh Kota terbaru dan berita Sumbar terbaru: 86 warga Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota dilaporkan hilang di hutan sekitar Kabupaten Limapuluh Kota dan Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam.

Limapuluh Kota, Padangkita.com – Sebanyak 86 warga Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota dilaporkan hilang di hutan sekitar Kabupaten Limapuluh Kota dan Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam.

Puluhan orang itu diketahui masuk ke dalam hutan dengan niat mencari potensi wisata dan sumber air. Mereka pergi, Sabtu (3/10/2020) sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, menjelang sore, puluhan orang itu tak kunjung pulang.

Baca Juga

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, M Lutfi AR menyebutkan, 86 warga yang hilang itu terdiri dari dua tim.

“Ada dua tim, satu tim terdiri dari 14 orang dan satu tim lagi 72 orang. Awalnya, sekitar pukul 20.30 WIB salah satu tim bisa dihubungi, mereka mengatakan kehabisan bekal,” ujar Lutfi kepada Padangkita.com, Minggu (4/10/2020).

Setelah itu, Lutfi mengaku hilang kontak dengan kedua tim tersebut. “Setelah dihubungi, kita kehilangan kontak dengan mereka. Namun, rombongan itu sempat mengirimkan lokasi terakhir mereka,” jelasnya.

Lokasi yang dikirim itu, jelas Lutfi, diperkirakan sekitar Jorong Babukik Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan kamang Magek, Agam.

Lalu, BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat langsung menuju lokasi terakhir yang dikirim oleh warga yang dilaporkan hilang itu. “Saat ini kita masih mencari,” kata Lutfi.

Baca juga: 3 Hari Hilang di Hutan Pangian Pasaman, Petani Belum Ditemukan

Lutfi juga membenarkan, puluhan orang yang hilang di hutan tersebut tengah mencari potensi wisata dan sumber air. [zfk]


Baca berita Limapuluh Kota terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com

Terpopuler