Mosi Tak Percaya Terhadap KONI Pasbar Berhembus, Ini Penyebabnya

Penulis: Ahmad Romi
|
Editor: Zulfikar

Berita Pasaman Barat hari ini dan berita Sumbar hari ini: Mosi tak percaya terhadap KINI Pasaman Barat (Pasbar) dihembuskan.

Simpang Empat, Padangkita.com – Sebanyak 24 Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2018-2022.

Mosi tidak percaya itu salah satunya dipicu karena ditemukan adanya kejanggalan dalam laporan pertanggungjawaban pengurus KONI tahun 2020 yang disampaikan sekitar sebulan yang lalu di Aula Kantor Bappeda Pasbar.

“Kami menemukan adanya kejanggalan dari LPJ yang disampaikan oleh pengurus KONI. Makanya, kami dari Pengcab menolak hasil laporan tersebut,” ujar Decky H Saputra, Ketua Pengcab Olahraga Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pasbar kepada Padangkita.com, Senin (26/4/2021).

Selain itu, menurut Decky, pengurus KONI tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2020 tanpa alasan yang jelas, dan hal ini sudah bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) KONI itu sendiri.

“Didalam AD ART KONI, Rapat Anggota Tahunan itu wajib dilaksanakan minimal satu kali setahun. Namun, untuk tahun 2020 hal itu tidak dilaksanakan oleh pengurus tanpa alasan yang jelas. Kalau alasannya Covid-19, kita bisa terapkan protokol kesehatan atau dilakukan secara daring,” paparnya.

Atas dasar itulah, tegas Decky, pengcab menyampaikan mosi tidak percaya kepada pengurus KONI dan dirinya menginisiatori untuk dilaksanakannya Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) dan hal itu disetujui lebih dari 2/3 pengcab yang ada.

“Untuk pengcab yang menyetujui dilaksanakannya Musorkablub ada sebanyak 24 pengcab dari total 34 pengcab. Artinya, sudah lebih dari 2/3 jumlah pengcab seperti yang diatur didalam AD/ART KONI itu sendiri,” ungkapnya.

Bahkan, menurut Decky, kisruh di tubuh KONI Pasbar itu juga sudah disampaikan kepada Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, agar hal tersebut segera diselesaikan dengan sebaik-baiknya tanpa membuat kegaduhan.

Bupati, jelas Decky, berharap KONI Pasbar bisa lebih ke depannya dan bisa memajukan dunia olahraga di Pasaman Barat.

“Bapak Bupati sudah disposisikan surat permohonan untuk dilaksanakannya Musorkablub tersebut ke Dinas Pemuda dan Olahraga. Artinya, dengan jangka waktu 30 hari sejak surat itu turun, maka pengurus wajib untuk melaksanakannya,” terang Decky.

Namun, Decky mengaku, hal itu hingga saat ini tak diindahkan oleh pengurus KONI Pasbar.

“Perlu kita ketahui, pelaksanaan Musorkablub ini juga sudah mendapat persetujuan dari KONI Provinsi Sumatra Barat dengan Nomor Surat: 208/K-SB/SU/III/2021 perihal Pelaksanaan Musorkablub KONI Kabupaten Pasaman Barat,” imbuhnya.

Dalam surat tersebut, KONI Provinsi Sumatra Barat meminta kepada Ketua Umum KONI Pasaman Barat untuk melaksanakan Musorkablub KONI Pasaman Barat sesuai dengan Bab V Pasal 36 ayat 3 Anggaran Rumah Tangga KONI.

Kemudian, inisiator pelaksana Musorkablub KONI Pasaman Barat juga sudah membentuk panitia pelaksanaan Musorkablub yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2021 dan surat pemberitahuan kepada para pengcab sudah disampaikan.

Baca juga: Cari Atlet Berprestasi, KONI Pasbar Hidupkan Koordinator Olahraga Kecamatan

“Untuk saat ini, panitia sudah kami bentuk dan sekretariat panitia Musorkablub ini sementara waktu berlokasi di Komplek Taman Lathifa, Jalan 32, Simpang Empat,” kata Decky. [zfk]


Baca berita Pasaman Barat hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler