Menteri Sandiaga Kunjungi Pessel, Bupati Rusma Yul Anwar Paparkan Potensi Wisata

Penulis: Redaksi

Berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno berkunjung ke Pesisir Selatan

Painan, Padangkita.com – Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno ke Pesisir Selatan (Pessel), Jumat (23/4/2021), dimanfaatkan oleh Bupati Rusma Yul Anwar untuk memaparkan sejumlah potensi pariwisata.

Kepada Menteri Sandiaga, Rusma menyampaikan potensi wisata di daerah itu butuh pengembangan lebih lanjut dan dukungan dari pemerintah pusat. Kata dia, Pessel sangat kaya dengan potensi wisata bahari, di antaranya kawasan Mandeh, Pantai Carocok Painan, pulau Cingkuak benteng Portugis, Pulau Semangki dan lainnya.

Di samping itu, Pessel juga punya banyak potensi wisata alam pegunungan dan dataran tinggi seperti, Jembatan Akar, air terjun Bayang Sani, air terjun Pelangai dan masih banyak objek wisata lainnya.

“Inilah alasan mengapa Pesisir Selatan juga dikenal dengan julukan Negeri Sejuta Pesona,” jelas Rusma di hadapan Menteri Sandiaga.

Untuk melanjutkan pengembangan destinasi wisata tersebut, kata Rusma, diperlukan perhatian pemerintah pusat. Dalam kunjungan Menteri itu, Rusma juga menyinggung soal pengembangan Bukik Ameh, Mandeh sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Yang ingin kami sampaikan adalah, membangun Mandeh yang luasnya mencapai 18.000 hektare membutuhkan intervensi pemerintah pusat dan sektor swasta. Pada tahun 2019 – 2020 lalu Pemerintah Daerah dan masyarakat telah menyiapkan lahan seluas 420 hektare untuk dikembangkan oleh sektor swasta melalui KEK Pariwisata, letaknya di Bukit Ameh,” ujar Rusma.

“Beberapa dokumen penting juga sudah diselesaikan seperti, Feasibility Study, Masterplan, Amdal dan pernyataan kesediaan membebaskan lahan dari masyarakat pemilik lahan. Kami mohon bantuan Bapak Menteri dapat memfasilitasi pembangunan KEK Pariwisata Bukit Ameh Mandeh ini untuk ke depannya,” ulas Rusma.

Di samping itu, pembangunan rest area di kawasan Mandeh yang bertempat di Puncak Paku juga diharapkan dapat segera terwujud, baik sarana maupun prasarana penunjang. Sehingga para pengguna jalan dapat istirahat sambil menikmati keindahan kawasan Mandeh.

Selanjutnya, Rusma juga memaparkan rencana ke depan untuk mempercantik kawasan Carocok Painan. Menurutnya, selama ini Pemkab Pessel telah berupaya memperindah kawasan Carocok dari waktu ke waktu.

“Dan, ke depan pemerintah daerah berencana melakukan pengembangan amenitas dan atraksi di Pulau Cingkuak dengan memperkuat daya tarik wisata sejarah dan budaya. Karena Pulau Cingkuak adalah benteng portugis pada masa lalu yang memiliki rekatan sejarah sangat kuat dengan Kabupaten Pessel bahkan pantai barat Sumatra,” ulasnya.

Rencananya, pengembangan juga akan dilakukan di Pulau Semangki, pulau yang bersebelahan dengan Pulau Cingkuak. Dokumen perencanaannya sudah selesai. Kedua pulau itu adalah pulau yang telah dimiliki atau dikuasai oleh pemerintah daerah.

“Harapan kami, dengan terbatasnya keuangan daerah, apalagi pandemi Covid-19 masih menjadi prioritas utama pengalokasian anggaran, maka kedatangan Bapak Menteri di Pantai Carocok Painan ini kami harapkan menjadi solusi bagi percepatan pembangunan kawasan Pantai Carocok ini,” ujarnya.

Sandiaga Kagumi Potensi Wisata Pessel

Menteri Sandiaga menyatakan sangat mengaggumi keindahan dan potensi wisata di Pessel. Di awal sambutan, Sandiaga memberikan sebuah pantun yang menggambarkan keindahan wisata Carocok.

“Bulan puasa disebut juga bulan Ramadan, waktu yang tepat untuk kumpulkan kebaikan. Kalau mencari wisata bahari yang menawan, tentu Pantai Carocok Painan yang menjadi andalan,” ucap Sandiaga.

Ia menyebutkan, pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi untuk dapat bersama-sama membangkitkan kemajuan daerah di berbagai sektor, terutama di bidang pariwisata. Katanya, kemajuan pariwisata yang dimaksud juga mendatangkan limpahan ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, terkait luas lahan sekitar 420 hektare yang bakal dikembangkan untuk kawasan ekonomi khusus dapat dijahit dan dikemas sebagai “Paradise of the Soul”. Dia juga akan melihat pengembangan amenitas di suatu destinasi untuk mendukung kenyamanan wisatawan.

Selain itu, Menteri Sandiaga Uno berharap, melalui event kepariwisataan yang digelar dapat mendorong bangkitnya perekonomian pelaku usaha ekonomi kreatif.

“Meski di tengah pandemi Covid 19, di situasi sulit, pelaku usaha ekonomi kreatif tetap bangkit. Cuma, saya titipkan protokol kesehatan karena kuncinya di situ,” ujarnya.

Baca Juga: Nama Puncak Paku Kawasan Wisata Mandeh Diganti Jadi Puncak Jokowi, Begini Tanggapan Menteri Sandiaga

Tak hanya itu, Sandiaga juga mendorong digitalisasi untuk penjualan produk-produk usaha ekonomi kreatif. Dalam kunjungan, dia melihat sejumlah kreatifitas masyarakat di tengah pandemi, seperti adanya karya batik corona dan batik lumpo asal Pessel maupun kuliner seperti rendang lokan. Sandiaga meminta karya-karya kaum emak-amak dapat dijual secara online dengan memanfaatkan teknologi.

“Semoga pelaku ekonomi kreatif bisa maju dan berkembang,” tuturnya. [pkt]


Baca berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler