Menggandeng TNI Membangun Nagari 

Penulis: Yose Hendra
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat membuka secara resmi TNI Manunggal Membangun Nagari (TMMN) ke 99 Tahun 2017 di Nagari Koto Rantang Kecamatan Palupuh Agam, Selasa 4 Juli 2017. (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Padangkita.com – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit membuka secara resmi TNI Manunggal Membangun Nagari (TMMN)  ke 99 Tahun 2017 di Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, kemarin.

Nasrul Abit dalam kesempatan itu menyampaikan, TNI Manunggal Nagari telah secara berkesinambungan memberi bukti nyata membantu pemerintah dalam meningkatkan akselerasi  pembangunan di daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta  memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan berbangsa bernegara.

“Semua program TMMN haruslah berasal dari aspirasi dan kepebtingan masyarakat di daerah perdesaan dan terkait dengan kebutuhan nyata di tengah masyarakat yang harus dijalankan solusi dan pemerintah,” ujarnya.

Nasrul Abit juga mengatakan, TNI manunggal membangun nagari bentuk pelatihan bentuk pengabdian demi terwujudnya pertahanan negara yang tangguh di daerah.

Hal demikian juga sekaligus melestarian kemanunggalan TNI dan rakyat serta menerapkan budaya gotong royong kedekatan TNI dengan masyarakat.

Dia berharap dengan TMMN ke 99 dapat memproses  pembangunan kegiatan fisik,  infrastruktur, sarana dan prasa sarana fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat .

“Pembangunan fisik dapat membuka jalan keterisoliran dengan daerah lain menuju pusat pertumbuhan ekonomi di daerah,” tandasnya

Program TNI manunggal membangun Desa/nagari merupakan wujud salah satu Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah desa dalam kerangka negara kesatuan.

Kegiatan Non Fisik TNI bekerja sama dengan kementerian dan lembaga berserta jajaran di seluruh Indonesia serta dengan OPD / Instansi dan lembaga terkaitnya.

Kegiatan non fisik ini bertujuan untuk membantu pemerintah melakukan pembinaan mental dan wawasan kebangsaan, mencegah berkembang paham radikalisme dan sejenisnya, sosialisasi kesehatan dan bahaya narkoba terhadap generasi muda serta sosialisasi hukum dan perundang-undangan memantapkan kerukunan umat beragama ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Adapun tema TMMN ke 99 tahun 2017 , “Dengan Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kita percepat pembangunan di daerah, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI”

Pelaksanaan TMMN ke 99 dilaksanakan selama 30 hari, yang dimulai tanggal 4 Juli  sampai dengan 2 Agustus 2017.

Bupati Indra Catri dalam kesempatan itu juga menyampaikan, Koto Rantang ini merupakan daerah basis perjuangan kemerdekaan, begitu banyak sumbangsih masyarakat daerah dalam perjuangan mempertahan kemerdekaan, sayang hari daerah ini masih tertinggal dibandingkan daerah-derah lain di Sumatra Barat.

“Dengan TMMN ke 99 di Koto Rantang berharap dapat merubah sedikit kemajuan baik dalam bentuk pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, jelasnya, pihaknya telah melakukan pembukaan jalan sepanjangan 7 km dengan lebar 6 meter dari Koto Rantang menuju  Palembayan.

“Kemudian juga kegiatan non fisik untuk mengerakan semangat dan wawasan masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya.

Terpopuler

Add New Playlist