Mendagri Tito Ingatkan Gebu Minang Jangan Terjebak Primordialisme dan Eksklusif

Penulis: Redaksi

Jakarta, Padangkita.com – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gebu Minang periode 2022-2027 di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Minggu (18/9/2022).

Sebelumnya, Oesman Sapta Odang (OSO) Datuak Bandaro Sutan Nan Kayo terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum Gebu Minang Periode 2022-2027 pada Musyawarah Nasional VII, Mei 2022 lalu.

DPP Gebu Minang dikukuhkan oleh Ketua Umum Oesman Sapta Odang dan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Dalam sambutannya, OSO mengungkapkan, banyak masyarakat rantau asal Sumbar yang telah merasakan kehadiran Gebu Minang.

“Daerah sangat merasakan pentingnya Gebu Minang untuk dikembangkan. Dari pendiri pendahulu, dari tahun ‘89 sampai sekarang berkembang pesat. Di periode kedua ini, Gebu Minang akan bekerja ekstra keras untuk menggali informasi, agar dapat mengembangkan potensi di daerah,” tegas OSO.

Tito Karnavian dalam sambutannya mengaku kagum dengan daya juang orang Minangkabau, yang jago berdagang, punya banyak rumah makan padang di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri.

Tito mengajak Gebu Minang untuk membangun jaringan diaspora di luar negeri yang berkualitas, seperti yang dilakukan India dan China.

“Seperti misalnya kalau kita ke Silicon Valley, di sana isinya orang India, Israel, dan China. Saya juga ingin, Gebu Minang jangan sampai terjebak pada primordialisme yang bersifat eksklusif,” harap Tito.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Nazaruddin Umar dan tokoh masyarakat Minangkabau di Jakarta, di antaranya Prof. Emil Salim, Gamawan Fauzi dan Ahmad Riza Patria.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengucapkan selamat kepada pengurus DPP Gebu Minang terpilih dan baru saja dikukuhkan. Ia berharap, Gebu Minang semakin jaya dan makin mempererat persaudaraan sesama orang Minang, sekaligus dapat meningkatkan peran serta dalam membangun Sumbar.

Menurut Mahyeldi, Gebu Minang atau Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau adalah suatu organisasi masyarakat Minangkabau yang bertujuan menghimpun dan membina potensi masyarakat Minangkabau yang berada di perantauan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, kami mengucapkan selamat kepada ketua dan pengurus Gebu Minang yang dilantik. Tak dapat dipungkiri Gebu Minang telah memberikan kontribusi dalam peningkatan pembangunan dan perkembangan ekonomi Sumbar,” kata Mahyeldi.

“Diharapkan pada kepengurusan DPP Gebu Minang Periode 2022 – 2027 sekarang dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dalam membangun Sumatra Barat,” ulasnya.

Sekadar diketahui, Gebu Minang awalnya adalah singkatan dari Gerakan Seribu Rupiah Minang yang bertujuan mengumpulkan seribu rupiah dari setiap warga Minang yang ada di perantauan untuk pembangunan di kampung halaman.

Baca juga: Gubernur Berharap Gebu Minang Tembus Ekspor dan Perkuat Kerjasama UMKM

Dalam perkembangannya, akronim tersebut berubah menjadi Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang. Organisasi yang telah berdiri sejak 24 Desember 1989 tersebut terus berkembang dalam membina potensi masyarakat Minangkabau.[*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist