Melihat Goa Kelelawar Padayo di Indarung yang akan Dipercantik

Melihat Goa Kelelawar Padayo di Indarung yang akan Dipercantik

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani berpose di atas stalagmit Goa Kelelawar Padayo Indarung. [Foto: Dok. Diskominfo Padang]

Padang, Padangkita.com - Kota Padang punya destinasi wisata baru, yakni Goa Kelelawar Padayo, yang berada di kawasan perbukitan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.  

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani menyampaikan goa ini bakal dipersiapkan menjadi destinasi wisata baru di Kota Padang atau ‘New Tourism Attraction’.

Menurut Yudi Indra Syani, hal itu sesuai dengan salah satu visi dan misi kota, yakni mewujudkan destinasi wisata baru di wilayah bagian timur Kota Padang.

Pada Rabu (26/8/2023), tim ekspedisi Dinas Pariwisata Kota Padang menelusuri langsung ke Goa Kelelawar tersebut. Menurut laporan, tim ekspedisi, untuk sampai ke titik lokasi goa, harus memasuki pintu atau gerbang utama PT Semen Padang.

Kemudian mesti menyusuri jalan utama PT Semen Padang menuju Bukit Padayo, Kelurahan Indarung, sejauh sekitar tiga kilometer. Di sinilah tim ekspedisi memarkirkan kendaraan, di salah satu titik ketinggian lebih kurang 100 meter di atas permukaan laut.

Pada titik ini, tim ekspedisi dimanjakan oleh pemandangan Kota Padang dari ketinggian. Terlihat jelas lautan biru, pulau, dan berbagai gedung ikonik yang ada di Kota Padang.

Keasrian alam, suara jangkrik dan burung Bukit Padayo ikut menyapa telinga anggota tim ekspedisi. Bisa menjadi salah satu terapi kejenuhan bagi yang datang untuk menikmati alam.

Untuk sampai ke goa, tim ekspedisi Dinas Pariwisata harus berjalan kaki menempuh turunan Bukit Padayo ke arah timur sekitar 400 meter. Keasrian dan keaslian wilayah ini masih sangat terjaga.

Jalan yang ditempuh hanya berpijakan pada tanah bukit dan rerumputan yang disiangi oleh penduduk setempat, sehingga membentuk ruas jalan setapak. Di sini tim menemukan dua anak air kecil yang sangat jernih.

Tidak lama setelah itu, barulah sampai di Goa Kelelawar. Di sini, bebatuan bergerigi dan berpola bergantungan terlihat seperti tirai. Sumber air mengalir pada batuan yang begitu kasat dan bersih menjadi penyejuk.

Goa ini terlihat memang belum tersentuh atau banya dikunjungi. Terowongan goa bebatuan dengan kisaran luasan 500 meter persegi itu masih gelap. Tidak jauh dari pintu masuk, di atas langit-langit goa dengan ketinggian sekitar empat meter, bergelantungan makhluk nokturnal, kelelawar.

Yudi Indra Syani yang memimpin tim ekspedisi memberanikan diri berdiri di atas stalagmit, susunan bebatuan yang terlihat seperti tetesan lilin. Bergelombang, berkilauan, ada yang berwarna hijau dan kuning.

Bermodalkan penerangan telepon genggam, stalagmit dan stalaktit bebatuan di dalam goa itu terlihat menawan bak berlian. Setelah mengabadikan momen dan keindahan Goa Kelelawar dalam kegelapan, tim pun menuju keluar dari salah satu pintu arah utara goa itu.

Menurut Yudi, untuk pengembangan goa, PT Semen Padang bersedia membantu dengan anggaran Rp200 juta. Khususnya untuk mempercantik ornamen goa.

"Tidak hanya itu, PT Semen Padang bahkan berkomitmen membantu akses jalan untuk menuju Goa ini," kata Yudi Indra Syani.

Sejauh ini, sejumlah ornamen khas goa yakni stalagmit dan stalaktit yang mencuat dan tersebar di beberapa sudut goa dengan beraneka macam bentuk yang indah.

Baca juga: Target 5 Juta Kunjungan Wisatawan Tahun Ini, Begini Strategi Dinas Pariwisata Kota Padang

Ini tentu menambah daya tarik Goa Kalelawar Padayo dan layak dijadikan sebagai tempat favorit untuk menghabiskan libur akhir pekan sembari berswafoto. [*/pkt]

Baca Juga

Kehadiran Bus Trans Padang Gairahkan Pariwisata dan Perekonomian Bungus Teluk Kabung
Kehadiran Bus Trans Padang Gairahkan Pariwisata dan Perekonomian Bungus Teluk Kabung
Pengunjung Wajib Tahu, Ini Rekayasa Lalu Lintas Menuju Pantai Air Manis selama Libur Lebaran
Pengunjung Wajib Tahu, Ini Rekayasa Lalu Lintas Menuju Pantai Air Manis selama Libur Lebaran
PHRI Sumbar Dukung Calendar of Event Pariwisata Kota Padang 2024
PHRI Sumbar Dukung Calendar of Event Pariwisata Kota Padang 2024
Pengembangan Wisata Kebun Durian 300 Hektare di Padang Janiah Pauh Masuk RPJP Kota Padang
Pengembangan Wisata Kebun Durian 300 Hektare di Padang Janiah Pauh Masuk RPJP Kota Padang
Destinasi Wisata Padang Janiah, Keindahan Alam yang Asri dengan 300 Hektare Ladang Durian
Destinasi Wisata Padang Janiah, Keindahan Alam yang Asri dengan 300 Hektare Ladang Durian
Kujungan Wisata Kota Padang Jauh Lampaui Target, Sumbang PAD Rp100 Miliar 
Kujungan Wisata Kota Padang Jauh Lampaui Target, Sumbang PAD Rp100 Miliar