Berita

Mahasiswa Sikilang Tagih Janji Bupati Soal Pembangunan Jembatan, Ini Kata Kadis PUPR

×

Mahasiswa Sikilang Tagih Janji Bupati Soal Pembangunan Jembatan, Ini Kata Kadis PUPR

Sebarkan artikel ini
[Foto: Pixabay]

Simpang Empat, Padangkita.com – Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Pelajar Sikilang (Kemapsi), Ahmad Dianto meminta bukti bahwa dana pembangunan Jembatan Sikilang memang telah dianggaran tahun 2022, seperti kata Bupati Hamsuardi.

Jika tidak dapat dibuktikan, maka kata dia, berarti selama ini hanya ucapan di mulut saja dan semua orang juga bisa.

“Pada 14 Juni 2022 lalu, di sela-sela halalbihalal Ikatan Keluarga Pasaman Barat Jakarta dan sekitarnya, Ketua Umum Kemapsi Pusat berdiskusi dengan Bupati Pasaman Barat Hamsuardi tentang percepatan pembangunan Jembatan Sikilang. Waktu itu Pak Bupati menegaskan, Jembatan Sikilang jadi prioritas dan sudah dianggarkan tahun 2022. Makanya kita minta bukti ucapan tersebut,” ujarnya Ahmad Dianto ketika berbincang dengan Padangkita.com di Simpang Empat, Jumat (1/7/2022) lalu.

Menurutnya, kebijakan Bupati Hamsuardi yang akan memprioritaskan pembangunan jembatan Sikilang patut diapresiasi. Namun, Ahmad masih belum percaya 100 persen. Sebab, kata dia, pemerintah belum bisa menunjukkan bukti bahwa anggaran pembangunan Jembatan Sikilang tersebut sudah masuk dalam anggaran tahun 2022.

Perlu diketahui, Jembatan Sikilang merupakan akses utama yang menghubungkan Jorong Sikilang dengan pusat Kecamatan Sungai Auar yang saat ini kondisinya masih memprihatinkan. Sejauh ini, masyarakat yang ingin ke Sungai Aur ataupun sebaliknya masih menggunakan ponton menyeberangi sungai.

“Jika ini terealisasi akan menjadi sejarah bagi masyarakat Sikilang dan Pak Bupati Hamsuardi. Karena wacananya sudah sejak lama,” tegasnya.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, harapan masyarakat Sikilang terkait pembangunan jembatan itu mendapat titik cerah dengan komitmen yang disampaikan Bupati Hamsuardi.

Sebagai masyarakat Sikilang, Ahmad Dianto mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Hamsuardi selaku Bupati Pasaman Barat.

Ia berharap pernyataan Bupati tidak hanya sekadar janji, akan tetapi benar-benar terealisasi dengan cepat. Karena Sikilang harus mengenyam pembangunan agar pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat dengan infrastruktur yang memandai.

“Jangan sampai terulang kesekian kalinya masyarakat meninggal dunia dalam perjalanan demi melahirkan anaknya, karena jarak yang sangat jauh untuk menuju pusat kecamatan,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasaman Barat, Jhon Edwar saat dikonfirmasi Padangkita.com menyebutkan bahwa rencana pembangunan Jembatan Sikilang sudah dimulai atas usulan Bupati. Hal itu, kata dia, bisa dipantau langsung pada laman website www.lpse.pasamanbarat.go.id.

“Di sana terlihat rencana pembangunan Jembatan Sikilang ini sudah masuk dalam daftar paket pengerjaan Tahun Anggaran 2022 dengan kode Paket 2284301. Nama paket Pembangunan Jembatan Sikilang dengan pagu sebesar Rp3,5 miliar dan peserta lelang sebanyak 49 perusahaan. Tahapan saat ini dalam proses pembukaan dokumen penawaran,” jelasnya.

Baca juga: Cerita Bupati Hamsuardi Naik Perahu ke Sikilang, Ingin Bangun Jembatan dan Jalan untuk Masyarakat

Namun pembangunan yang dilakukan pada tahun 2022 ini baru tahap pertama dan nantinya akan dilanjutkan hingga selesai pada tahun anggaran 2023 dengan anggaran keseluruhan mencapai Rp10 miliar lebih. [rom/pkt]