Kukuhkan 133 Redkar, Bupati Pasbar Minta Bantuan Tambahan Armada Pemadam Kebakaran

Penulis: Ahmad Romi

Simpang Empat, Padangkita.com – Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Hamsuardi mengukuhkan 133 orang Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) di Aula kantor bupati setempat, Kamis (3/11/2022). Pengukuhan ditandai dengan pemasangan rompi kepada Redkar.

Hadir dalam pengukuhan Redkar Pasbar dalam acara yang bertema ‘Pemadaman Kebakaran Bersinergi Mewujudkan Pencegahan Penanggulangan dan Penyelamatan Kebakaran’ itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Irwan beserta stakeholder lainnya.

Bupati Hamsuardi dalam sambutannya menjelaskan, relawan pemadam kebakaran itu dinilai penting, mengingat wilayah kabupaten hasil pemekaran Pasaman ini cukup luas. Sehingga kehadiran relawan bisa membantu menangani kebaran di lokasi yang sulit dijangkau dari pusat pemerintahan.

“Pelayanan dasar yang wajib diberikan oleh pemadam kebakaran adalah layanan penyelamatan dan evakuasi korban kebakaran yang wajib diterima oleh seluruh warga negara yang menjadi korban,” kata Hamsuardi.

Ia berharap relawan kebakaran dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya di lapangan dengan bekerja sama dan berkoordinasi dengan kepala jorong, wali nagari, tokoh masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Apalagi saat ini kita masih kekurangan mobil atau armada pemadam kebakaran. Kita berharap untuk mobil pemadam kebakaran ini bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat atau provinsi,” ungkap Hamsuardi.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Sumbar Irwan menyambut baik apa yang dilakukan oleh Damkar Kabupaten Pasaman Barat. Karena, kata Irwan, Pemkab Pasbar berarti sudah melakukan salah satu penyelamatan dalam kebencanaan kebakaran.

“Maka dari itu ketika nanti dilantik, harus lebih semangat, jangan hanya melihat rompinya saja. Jika terjadi kebakaran, kita cepat bertindak dengan ilmu yang telah didapat ketika menjadi relawan,” ingat Irwan.

Kasat Pol PP dan Damkar Pasbar Hendri Wijaya menjelaskan, tujuan dibentuknya Redkar tersebut untuk memberikan pemahaman dan imbauan penyebab terjadinya kebakaran serta pengetahuan dasar tentang upaya pencegahan kebakaran.

Baca juga: Jembatan Timbang Senilai Rp17 Miliar bakal Dibangun di Pasbar, Pemkab Sediakan 9.000 M Persegi

“(Sebanyak) 133 orang relawan ini merupakan perwakilan dari 19 nagari di Pasbar. Artinya, 7 orang relawan per nagari. Mereka kita jadikan relawan pemadam kebakaran ini dengan harapan mampu menjadi penolong pertama bagi masyarakat yang terkena musibah kebakaran,” jelas Hendri Wijaya. [rom/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

 

Terpopuler

No Content Available

Add New Playlist