Kontribusi Perantau Pessel Bisa Capai Rp600 Miliar Per Tahun, Setara Belanja Langsung APBD

Penulis: Redaksi

Payakumbuh, Padangkita.com – Bupati Pesisir Selatan (Pessel) mendukung dan mengapresiasi peran para perantau dalam menyatukan persaudaraan. Eksistensi dan kiprah Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) terbukti nyata dalam pembangunan dan perkembangan daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Pesisir Selatan yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang dan Keuangan, Wendi pada acara pelantikan Pengurus PKPS Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa, (7/12/2021), di Kisai Agro, Payakumbuh.

“Tak perlu diragukan peran besar PKPS dalam perkembangan daerah, kalau ada 100 ribu warga yang aktif berkirim uang rata-rata Rp500 ribu saja maka ada kapitalisasi Rp50 miliar sebulan dan Rp600 miliar setahun,” paparnya.

Uang sebesar itu, menurut Wendi setara dengan Belanja Langsung pada APBD Pessel.

“Jadi setara dengan belanja publik yang ada dalam APBD,” urai mantan Kadis PMDPPKB Pessel ini.

Terkait dengan visi misi Bupati, Wendi menjelaskan ada 3 hal yang menjadi sasaran Pemda 5 tahun ke depan.

“Terkait pendidikan tak boleh ada anak-anak Pessel yang putus atau berhenti sekolah karena persoalan biaya, negara atau daerah wajib intervensi,” ujarnya.

Bupati Rusma berkomitmen pendidikan dasar dan wajib belajar 9 tahun perlu mendapat atensi khusus.

“Juga soal kesehatan, warga yang kurang mampu wajib mendapat pelayanan kesehatan yang memadai,” sambungnya.

Acara pengukuhan PKPS sekaligus silahturahmi dihadiri oleh Pengurus PKPS Wilayah Sumbar, Budi Syukur, Zaitul Ikhlas, Yulizal Yunus, dan Hamdanus, serta pengurus PKPS Bukittinggi, Agam, PKPS Payakumbuh dan Limapuluh Kota.

Baca juga: Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi di Pessel, Mendes PDTT Bakal Bermalam di Painan

Acara dimeriahkan dengan hiburan untuk membangun keakraban warga perantauan. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist