Klaim “Big Data Luhut” Dijawab Lunas Puan Maharani, Ini Sikap PDIP Soal Penundaan Pemilu

Penulis: Isran Bastian

Jakarta, Padangkita.com – Ketua DPP PDIP, Puan Maharani menanggapi santai pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, yang mengklaim ada big data dari 110 juta masyarakat pengguna medsos membicarakan soal penundaan Pemilu 2024.

Ketua DPR RI ini menegaskan pihaknya memiliki data sendiri. Termasuk terkait wacana penundaan Pemilu 2024.

Puan memastikan kalau PDIP tegas menolak penundaan pemilu dan akan mematuhi konstitusi atau UUD 1945. Dimana pemerintah bersama DPR dan penyelenggara pemilu, telah menetapkan 14 Februari 2024 sebagai pelaksanaan pemilu.

“Kalau di PDIP, kami punya data sendiri dan tidak termasuk dengan data yang disampaikan. Itu saja,” kata Puan Maharani di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Lebih jauh dia menjelaskan, bahwa data yang dimiliki tiap-tiap partai politik merupakan big data. Sehingga, didapatkan kesimpulan dari konstituen sesuai dengan jadwal yang disepakati DPR RI, penyelenggara pemilu dan pemerintah bahwa pelaksanaan pemilu tetap digelar 14 Februari 2024.

“Dan data kami partai politik, big data juga,” tegas dia.

Baca Juga: Bocorkan Big Data, DPD RI Klaim Dukungan Publik Terhadap IKN Nusantara Menurun

Puan berharap tahapan proses Pemilu 2024 itu bisa berjalan sesuai dengan harapan masyarakat, dalam hal ini pemilu yang berjalan jujur adil dan aman. Termasuk juga memperhatikan keselamatan dari seluruh petugas yang akan berperan dalam proses, tahapan pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. [*/isr]

Terpopuler

Add New Playlist