Kisah Sukses Anak Muda Pariaman Fauzi Saputra Jadi Pengusaha Sepatu di Perantauan

Penulis: Redaksi

Pariaman, Padangkita.com – Fauzi Saputra, 26 tahun, putra kelahiran Desa Air Santok, Kota Pariaman ini sukses menjadi pengusaha sepatu di perantauan.

Pria lajang tamatan SMAN 1 Pariaman tahun 2014 silam ini telah memiliki dua toko sepatu di Tangerang, Banten.

Kisah suksesnya bermula ketika tamat SMA, pergi merantau mengikuti saudaranya berjualan baju di Tangerang, Banten.

“Saya melihat kawan sebaya banyak yang kuliah. Namun karena keterbatasan saya memilih untuk merantau dan menolong saudara menjual baju di Tangerang,” ujar pria yang punya kembaran bernama Fauza ini.

Setelah dua tahun, Fauzi memberanikan diri untuk berusaha sendiri. Awalnya, ia menjual baju secara online, sampai kemudian kenal dengan suplier.

“Usaha saya mulai menampakkan hasil dan berusaha mengembangkan ke produk sepatu,” kisah Fauzi.

Fauzi merasa produk sepatu sneaker dan sepatu bola yang dijualnya lebih menguntungkan dan lebih efisien. Apalagi, dia memang hobi di dunia olahraga, terutama sepak bola.

“Oleh sebab itu, saya fokus ke produk sepatu, mulai dari sneaker hingga sepatu bola berbagai macam merek, terutama sepatu premium,” ungkap putra dari pasangan Nurbaiti, 60 tahun dan Safria M, 70 tahun ini.

Hingga sekarang, ia telah memiliki dua toko sendiri di Tangerang dengan brand ‘PKPK Srore’ (Putra Kembar Putra Kembar).

Fauzi pun membagikan bagaimana kerja keras yang ia lakukan ketika memulai usaha. Mulai bangun sejak pukul 4 subuh, ia sudah berangkat menggunakan kereta api menuju Jakarta untuk membeli barang dagangannya.

“Saya memanggul sendiri barang yang sudah dibeli, hingga ke stasiun kereta api untuk dijual di toko. Kemudian, sampai di toko pukul 3 sore, baru mulai menjualnya hingga larut malam. Ini saya lakoni sampai 2 tahun,” ungkapnya.

Berbagi dan Doa Orang Tua

Suatu hari, ia dapat orderan sepatu bola, kemudian diminta mengirim ke Bali, yang tak lain adalah ke markas tim sepak bola Bali United.

“Melihat hal tersebut saya putuskan untuk menggratiskan sepatu tersebut dengan syarat harus mengunggahnya ke medsos si pemain bola itu. Singkat cerita si pemain bola tersebut mengunggah di akunnya instagramnya dan mulai saat itu penjualan sepatu saya mulai banyak,” terang pria dengan akun instagram @pkpkstore itu.

Dari pengalaman itu, ia sadar bahwa dengan memberi kepada orang lain maka akan mendapat balasan yang tidak diduga-duga.

“Sejak saat itu, saya mulai banyak berbagi memberi sepatu kepada orang lain, klub bola seperti Persikopa dan Matrix FC di Tangerang. Setiap Hari Jumat PKPK Store berbagi kepada masyarakat sekitar toko. Dan, setiap penjualan selama Bulan Ramadan saya akan sisihkan Rp5 ribu dari keuntungan sepatu dan menyerahkan kepada anak yatim atau membantu pembangunan masjid,” terangnya.

Fauzi setiap hari selalu meminta doa restu kepada orang tuanya agar senantiasa dimudahkan rezeki dan dilancarkan usahanya.

“Pernah suatu hari hingga sore saya belum mendapat pembeli. Kemudian, saya teringat bunda dan langsung meneleponya minta doa agar barang dagangannya laku. Setelah menelepon bunda, tidak lama datanglah pembeli. Sejak saat itu saya usahakan setiap hari menelepon orang tua,” ungkapnya.

Baca juga: Kisah Anak Introvert yang Sukses Usaha Rumah Makan setelah Buat Inovasi Nasi Padang Kekinian  

“Pesan saya kepada anak muda jangan takut berbagi dan selalu mohonkan doa restu orang tua,” ujar Fauzi membagi resep suksesnya. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist