Kisah Sedih Pemetik Sawit yang 2 Kakinya Diamputasi karena Tersengat Listrik

Penulis: Redaksi

Painan, Padangkita.com – Saril, 49 tahun, hanya bisa terbaring di tempat tidurnya. Kondisi ini sudah hampir setahun dialami warga Koto Panjang, Dusun Koto Panjang, Nagari Punggasan Timur, Kecamatan Linggo Saribaganti, Pesisir Selatan (Pessel) ini.

Sebuah kecelakaan saat memetik buah sawit memakai dodos atau cred membuat kedua kakinya harus diamputasi di atas lutut.

“Hari itu saya sedang mengambil upah panen sawit tetangga. Tidak sadar, kalau sawit itu dekat kabel listrik yang menyentuh dodos. Aliran listrik tegangan tinggi langsung kena tubuh sampai ke kaki. Bahkan, sampai ke sepatu terbakar. Luka bakar lebih 70 persen,” cerita Saril didampingi istrinya, Sios, 46 tahun, kepada pengurus DPD Partai Gerindra Sumbar, Rabu (29/12/2021).

Tim Gerindra Sumbar ke rumah Saril untuk mengantarkan bantuan dari Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Andre Rosiade.

Saril mengisahkan, saat kejadian nahas itu dia sempat pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Lalu, akhirnya, dua kakinya tak dapat diselamatkan karena harus diamputasi.

Sampai hari ini, tubuh bagian samping kanannya juga masih luka bakar, meski mulai mengering. Dia hanya menunggu bantuan untuk bisa berpindah dan melakukan aktivitas.

“Sekarang tak bisa apa-apa. Dulu bisa berjualan sate di Muko-muko Bengkulu dan menerima upah panen sawit. Sekarang, di rumah saja. Kasihan istri saya sekarang mencari nafkah. Dia juga sudah mulai menua,” kata Saril yang  memiliki anak angkat berumur 14 tahun yang juga penyandang disabilitas.

Saril berterima kasih atas bantuan Andre Rosiade yang dananya akan digunakannya untuk membeli ternak ayam atau kambing.

“Terima kasih Pak Andre Rosiade atas bantuannya. Kalau kembali berjualan sate, tentu tak bisa lagi. Istri masih jadi buruh tani. Bantuan ini rencana kami belikan ternak,” katanya didampingi Wali Nagari Punggasan Timur Syafrijal.

Wali Nagari Syafrijal yang akrab disapa Pije juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Andre Rosiade itu. Dia menyebut, Saril memang tidak bisa lagi bekerja sebagai pemetik sawit. Berjualan juga tidak memungkinkan lagi karena kondisi penyakit yang diperkirakan cukup lama sembuh.

 “Kami berterima kasih kepada pak Andre Rosiade yang telah mengirimkan tim memberikan bantuan untuk keluarga Saril di Punggasan Timur ini. Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan keluarga untuk membeli ternak, agar bisa menambah-nambah pemasukan. Saat ini yang menjadi tulang punggung keluarga hanya istrinya,” katanya.

 Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar Nurhaida yang datang bersama Zulkifli (wakil sekretaris) dan Tin Mila Kamardi (wakil bendahara) menyebutkan, saat menerima informasi keluarga Saril, Andre Rosiade yang juga ketua DPD Gerindra Sumbar langsung tersentuh dan ingin membantu.

 “Kami diminta Pak Andre Rosiade menyerahkan bantuan ini. Semoga bisa dimanfaatkan keluarga untuk membeli ternak ayam atau kambing. Agar bisa menambah pemasukan keluarga,” kata Nurhaida.

Andre Rosiade yang juga ketua DPD Gerindra Sumbar mengaku sangat prihatin dengan nasib keluarga itu. Karena itu dia menyegerakan mengirimkan bantuan melalui tim ke Pessel. Karena, ini adalah tugas wakil rakyat sesuai arahan dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Baca juga: Curiga Ada Penimbunan dan Kartel Bahan Pangan, Andre Rosiade Minta Polisi dan KPPU Cek Lapangan

“Sebagai kader Gerindra, sesuai arahan pak Prabowo Subianto kami harus terus bermanfaat bagi masyarakat. Kami doakan, keluarga pak Saril di Pessel ini bisa tabah menghadapi cobaan dan bisa kembali seperti biasa,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist