"Keroyok" Sisa Banjir, Fadly Amran Galang Kekuatan Relawan se-Kota Padang

"Keroyok" Sisa Banjir, Fadly Amran Galang Kekuatan Relawan se-Kota Padang

Wali Kota Padang Fadly Amran usai pertemuan bersama instansi vertikal, organisasi relawan, dunia usaha, media, dan akademisi yang terlibat dalam kebencanaan di Kota Padang.

Padang, Padangkita.com – Pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang, pemerintah kota mengambil langkah agresif untuk memulihkan kondisi lingkungan. Mengusung semangat kolaborasi, Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengonsolidasikan kekuatan lintas sektor untuk menggelar aksi gotong royong massal membersihkan sisa material banjir bandang di sejumlah titik krusial.

Rencana aksi pemulihan ini dimatangkan dalam pertemuan strategis bersama instansi vertikal, puluhan organisasi relawan kebencanaan, pelaku dunia usaha, awak media, hingga akademisi di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (7/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Fadly Amran menegaskan bahwa penanganan dampak bencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia mengajak seluruh elemen kota untuk turun tangan dalam waktu dekat setelah pemetaan kebutuhan di lapangan rampung.

"Melalui pertemuan ini, kita ingin menegaskan komitmen bersama untuk mengintensifkan komunikasi dan koordinasi, agar penanganan bencana ke depan lebih terukur, lebih terkoordinasi, dan lebih tepat sasaran bagi masyarakat Kota Padang," ujar Fadly Amran di hadapan peserta rapat.

Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang saat ini bekerja secara simultan. Di satu sisi, persiapan gotong royong fisik terus dimatangkan. Di sisi lain, kebijakan strategis jangka panjang seperti relokasi warga dari zona merah, penyediaan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap), serta penyaluran bantuan stimulan terus dikebut.

Ia juga memastikan kehadiran pemerintah tidak akan putus di tengah masyarakat.

"Kita bersama para relawan akan terus siaga dan hadir membantu warga setiap kali bencana terjadi, sembari mendorong percepatan penanganan sungai oleh pemerintah pusat, agar kejadian serupa tidak terus berulang," tegasnya.

Dukungan terhadap langkah kolaboratif ini mengalir dari kalangan akademisi. Rektor Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, Muhammad Ridwan, menyatakan kesiapan kampusnya untuk terlibat penuh dalam rencana aksi tersebut.

Namun, Ridwan memberikan catatan kritis bahwa semangat gotong royong harus dibarengi dengan modernisasi manajemen bencana. Menurutnya, era penanganan bencana konvensional harus beralih ke pendekatan yang lebih saintifik.

"Penanganan bencana ke depan harus didukung oleh asesmen berbasis digitalisasi data kebencanaan, manajemen bencana yang terukur, serta pengelolaan material galian yang memiliki regulasi yang jelas," tutur Ridwan memberikan masukan.

Baca Juga: Belajar dari Banjir Bandang, Pemko Padang Perketat Zonasi Merah dan Siapkan 800 Hunian Tetap

Sinergi antara pemerintah, relawan, dan akademisi ini diharapkan menjadi model penanganan bencana yang efektif, mengubah wajah lokasi terdampak dari sisa kehancuran menjadi kawasan yang kembali layak huni. [*/hdp]

Baca Juga

Fokus Pulihkan 5.523 Rumah, Fadly Amran: Kita Harap Rehab-Rekon Dibarengi Penguatan Mitigasi
Fokus Pulihkan 5.523 Rumah, Fadly Amran: Kita Harap Rehab-Rekon Dibarengi Penguatan Mitigasi
Hadiri Tasyakuran HAB ke-80, Fadly Amran: Sinergi Kemenag Kunci Sukses Program Smart Surau
Hadiri Tasyakuran HAB ke-80, Fadly Amran: Sinergi Kemenag Kunci Sukses Program Smart Surau
Aksi Nyata HUT ke-130, BRI Padang Bangun Sumur Bor dan Layanan Kesehatan untuk Warga Batu Busuk
Aksi Nyata HUT ke-130, BRI Padang Bangun Sumur Bor dan Layanan Kesehatan untuk Warga Batu Busuk
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Maigus Nasir Resmikan Ruang PATEN di Air Tawar Timur
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Maigus Nasir Resmikan Ruang PATEN di Air Tawar Timur
Sinergi Wujudkan 'Padang Juara', Maigus Nasir dan Irman Gusman Salurkan Beasiswa PIP
Sinergi Wujudkan 'Padang Juara', Maigus Nasir dan Irman Gusman Salurkan Beasiswa PIP
Padang Awali Gerakan Satu Juta Pohon Sumbar, Investasi Jangka Panjang
Padang Awali Gerakan Satu Juta Pohon Sumbar, Investasi Jangka Panjang