Kementerian PUPR Tampung Usulan Pembangunan Infrastruktur di Pariaman, Ini Daftarnya

Penulis: Redaksi

Pariaman, Padangkita.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menampung usulan Pemko Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar) terkait pembangunan infrastruktur yang meliputi bidang sumber daya air, konektivitas, permukiman, dan perumahan.

Di bidang sumber daya air, Kementerian PUPR akan menampung usulan pembangunan pengendali banjir Batang Mangor guna pengembangan Waterfront City.

Hasil dari informasi yang diterima, desain yang ada hanya pada sisi sungai yang berada pada wilayah Kota Pariaman, sehingga perlu readiness criteria dari kesiapan lahan dan desain secara menyeluruh, baik dari sisi Kota Pariaman maupun Kabupaten Padang Pariaman.

Direktur Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Muhammad Rizal dalam sambutannya pada Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Kota Pariaman, menyampaikan, selain pengendali banjir Batang Mangor pihaknya telah menginventarisasi sejumlah usulan dari Pemerintah Kota Pariaman di bidang SDA.

Yakni, penanganan kawasan Pantai Gandoriah, Naras, Belibis, dan Pantai Talao yang meliputi pembangunan pengaman pantai kawasan tugu TNI AL Pantai Gandoriah, pembangunan pengaman Pantai Naras, pembangunan pengaman Pantai Belibis, pembangunan pemecah gelombang di Kawasan Dermaga Apung Pantai Gandoriah dan Masjid Terapung Pantai Talao, serta permohonan Detail Engenering Design (DED) Sungai Batang Pariaman.

“Untuk penanganan kawasan Pantai Gandoriah, Naras, Belibis, dan Pantai Talao bahwa hasil kajian dari Balai Teknik Pantai masih diperlukan kajian lebih detail. Selain itu disampaikan fokus kegiatan pada tahun anggaran (TA) 2023 dan 2024 adalah untuk Operasi Pemeliharaan Optimalisasi dan Rehabilitasi (OPOR),” jelasnya, Kamis (19/1/2023)

Di samping itu, untuk memperkuat konektivitas di Kota Pariaman, Kementerian PUPR turut menampung usulan peningkatan ruas jalan penunjang ekonomi. Telah dilakukan pembukaan secara gotong royong sebanyak 18 ruas sepanjang 17.81 km dan pembangunan Jembatan Kampung Apar sepanjang 60 m.

Direktur Pembangunan Jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Yudha Handita Pandjiriawan mengatakan bahwa pihaknya akan menampung usulan terkait pembangunan jalan dan jembatan di Kota Pariaman yang menjadi catatan untuk disampaikan ke Direktur Jenderal Bina Marga.

Kendati demikian, Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan terdapat Jalan Lingkar Kota Pariaman sepanjang 40 km yang mana pada tahun ini telah diaspal sepanjang 1 km.

“Tahun ini APBD kota mampu mengaspal 1 km, kita mohon bantuan pemerintah pusat sepanjang 39 km untuk diaspal jalan tersebut. Kita mengharapkan dukungan Komisi V DPR RI kepada Menteri PUPR,” kata Genius Umar.

“Kalau ini bisa dibangun sirkulasi ekonomi lebih cepat karena ini jalan lingkar di pinggir sungai dan di pinggir laut yang menghubungkan destinasi wisata dan pasar serta menghubungkan kawasan pertanian perikanan dan lain-lainya sehingga ada percepatan pertumbuhan sehingga jalan ini bisa dibantu oleh PUPR,” harap Genius.

Sementara di bidang permukiman, Pemkot Pariaman mengusulkan pembangunan Pasar Basah Kota Pariaman untuk menampung pedangan ikan, daging, dan sayuran. Sedangkan di bidang perumahan yaitu usulan pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) setinggi 2 tower untuk pegawai negeri di Kota Pariaman yang mana DED dan lahan sudah disiapkan.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI yang juga merupakan ketua rombongan kunker, Muhammad Iqbal berharap pembangunan infrastruktur di Kota Pariaman dapat dibantu oleh pemerintah pusat.

“Intinya adalah kita menginginkan pembangunan Kota Pariaman bisa berjalan dengan lancar. Dan tentunya tidak bisa semuanya dengan APBD mereka butuh bantuan dari pusat.  Semua prioritas tapi kita liat kira-kira pempus yang tahap pertama apa yang bisa dibantu,” harap Iqbal.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang Mochammad Dian Almaruf, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatra Barat Thabrani.

Baca juga: Dikunjungi Komisi V DPR, Genius Usulkan Pengaspalan Jalan 39 Km dan Pasar Basah

Kemudian, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat Kusworo Darpito, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatra III Zubaidi, dan Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Sumatra Barat Siwi Subekti. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist