Kasus Covid-19 Melonjak Tajam 17 Orang di Pesisir Selatan, Enam ASN dan Tiga Tenaga Kesehatan

Penulis: MF Zikri

Berita Pesisir Selatan terbaru dan berita Sumbar terbaru: Kasus Covid-19 di Pesisir Selatan (Pessel) melonjak tajam, hari 17 orang terkonfirmasi positif

Painan, Padangkita.com – Kasus Covid-19 melonjak sebanyak 17 orang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Minggu (6/9/2020). Sehingga secara kumulatif, kasus Covid-19 di Pessel menjadi 59 orang. Sebanyak 30 orang telah sembuh, dan satu orang meninggal dunia.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Pessel, Rinaldi menyebutkan, dari 17 kasus ini, enam orang di antaranya adalah aparatur sipil negara (ASN). Mereka adalah:
1. Perempuan, 50 tahun, ASN, warga SDLB Painan, kontak erat dengan istrinya yang pasien kasus ke-40, penanganan isolasi di rumah.
2. Perempuan, 43 tahun, ASN Setda Pessel, warga Sago, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dengann teman dari kasus positif ke-38, diisolasi mandiri di rumah.
3. Perempuan, 46 tahun, ASN Diknas, warga Salido, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dengan pasien kasus ke-38, isolasi mandiri di rumah.
4. Perempuan, 46 tahun, ASN Setdakab Pessel, warga Painan, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dengan pasien kasus ke-38, isolasi mandiri di rumah.
5. Perempuan, 37 tahun, ASN Setdakab Pessel, warga Painan, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dengan pasien kasus ke-38, isolasi mandiri di rumah.
6. Laki-laki, 29 tahun, ASN Setdakab Pessel, warga Painan, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dengan pasien ke-38, isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga: Pasien Suspek Memaksa Pulang Saat Dirawat di RSUD Painan, 2 Hari di Rumah Ternyata Positif Covid-19

Berikutnya, tiga orang adalah tenaga kesehatan, yakni:
1. Perempuan, 31 tahun, warga Painan, tenaga kesehatan, kontak erat dengan pasien kasus ke-38, isolasi mandiri di rumah.
2. Perempuan, 29 tahun, tenaga kesehatan, warga Salido, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dengan pasien kasus ke-38, isolasi mandiri di rumah.
3. Perempuan, 40 tahun, tenaga kesehatan, warga Rawang Painan, isolasi mandiri di rumah.

Lalu, lanjut Rinaldi, dua kasus adalah honorer Setdakab Pessel, mereka adalah:
1. Perempuan, 33 tahun, honorer Setdakab Pessel, warga Nanggalo Tarusan, isolasi mandiri di rumah.
2. Perempuan, 50 tahun, honorer di Setdakab Pessel, warga Painan, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dengan pasien kasus ke-38, isolasi mandiri di rumah.

Kasus berikutnya adalah laki-laki, 31 tahun, Satpam RSUD M. Zein, warga Salido, Kecamatan IV Jurai, isolasi mandiri di rumah. Kemudian, perempuan, 37 tahun, ibu rumah tangga, warga Salido, Kecamatan IV Jurai, baru pulang dari Jakarta tanggal 1 September, lalu dilakukan swab di BIM, dirawat isolasi mandiri di rumah.

Empat kasus terdiri dari anak-anak, usia 3 tahun hingga 12 tahun. Mereka adalah:
1. Laki-laki, 12 tahun, siswa, warga Salido, Kecamatan IV Jurai, kontak erat atau anak dari pasien kasus ke 38, isolasi mandiri di rumah.
2. Perempuan, 9 tahun, pelajar, warga Salido, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dan anak dari pasien kasus ke-38, dirawat isolasi mandiri di rumah.
3. Perempuan, 4,5 tahun, warga Salido, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dengan pasien kasus ke-38, isolasi mandiri di rumah.
4. Laki-laki, 3 tahun, warga Salido, Kecamatan IV Jurai, kontak erat dengan pasien kasus ke-38, diisolasi mandiri di rumah.

Dengan tambahan 17 kasus ini, kata Rinaldi, kasus aktif Covid-19 di Pessel tercatat sebanyak 28 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 25 orang isolasi mandiri, selebihnya satu orang dikarantina di BPSDM Padang Besi, satu orang dirawat di RS. M Djamil Padang, dan satu orang di RS Semen Padang Hospital.

Total jumlah kasus suspek dengan gejala sedang dan berat sebanyak sembilan orang. Dari jumlah itu, tujuh orang dirawat di RS. M. Djamil Padang, satu orang di RSUD M. Zein Painan, dan satu orang isolasi mandiri. [*/pkt]


Baca berita Pesisir Selatan terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.