Kasus Covid-19 di Sumbar Bertambah 126 Orang, Pasien Meninggal Bertambah 5 Orang

Penulis: MF Zikri

Berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru: Jumlah warga Sumatra Barat (Sumbar) yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19 bertambah lagi 126 orang

Padang, Padangkita.com – Jumlah warga Sumatra Barat (Sumbar) yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19 bertambah lagi 126 orang, Minggu (13/9/2020). Total kasus Covid-19 secara kumulatif menjadi 3.386 orang.

Pasien yang sembuh bertambah 24 orang, sehingga totalnya menjadi 1.764 orang atau 52,10 persen. Gawatnya, pasien yang meninggal dunia kembali bertambah dengan rekor baru yakni lima orang. Sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Sumbar menjadi 72 orang atau 2,13 persen.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan tambahan lima pasien yang meninggal dunia ini berasal dari Kota Padang 3 orang, Payakumbuh 1 orang dan Dharmasraya 1 orang.

Tiga pasien meninggal yang dari Kota Padang adalah, pertama, pria, 43 tahun, warga Koto Tangah, pegawai negeri sipil (PNS), diduga terpapar virus Corona dari pekerjaan, sebelumnya dirawat di Semen Padang Hospital.

Kedua, wanita, 71 tahun, warga Gunung Pangilun, ibu rumah tangga, diduga terpapar Covid-19 dari aktivitas, sebelumnya dirawat di RSUP Dr. M. Djamil, Padang. Ketiga, wanita, 54 tahun, warga Kuranji, ibu rumah tangga, pernah kontak dengan kasus konfirmasi, sebelumnya dirawat di RSU BMC, Padang.

Baca Juga: 10 Daerah di Sumbar Masuk Zona Oranye, 9 Masuk Zona Kuning, Ini yang Harus Dilakukan

Pasien yang meninggal dari Payakumbuh adalah wanita, 56 tahun, warga Padang Tinggi Piliang, Kota Payakumbuah, PNS, diduga terpapar dari pekerjaan, sebelumnya dirawat di RSUD Pariaman. Lalu pasien meninggal dari Dharmasraya, juga wanita, 63 tahun, warga Mayang Taurai, Koto Gadang, ibu rumah tangga , diduga terpapar dari riwayat pengobatan, sebelumnya dirawat di RSUP Dr. M. Djamil, Padang.

Sementara itu, tambahan 126 kasus positif hari ini berasal dari 14 daerah. Paling banyak dari Kota Padang 39 orang, menyusul Kota Sawahlunto 27 orang, Kabupaten Agam 17 orang, Kota Solok 14 orang, dan Kota Padang Panjang 7 orang.

Berikutnya Kota Payakumbuh 5 orang, Kabupaten Tanah Datar 4 orang, Kota Bukittinggi 3 orang, Kabupaten Solok 3 orang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) 2 orang, Kabupaten Padang Pariaman 2 orang, Kota Pariaman 1 orang, Kabupaten Kepulauan Mentawai 1 orang, dan Kabupaten Sijunjung 1 orang.

Pasien sembuh sebanyak 24 orang berasal dari lima daerah, paling banyak dari Kota Padang 12 orang, berikutnya Kota Pariaman 4 orang, Kota Payakumbuh 4 orang, Kota Solok 2 orang, dan Kota Bukittinggi 2 orang.

Tambahan kasus positif dan pasien sembuh (negatif) hari ini berdasarkan pemeriksaan 2.350 sampel spesimen oleh tim Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Padang dan Laboratorium Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, Agam.

Total jumlah spesimen yang diperiksa di Sumbar sampai hari ini sebanyak 150.785 sampel, jumlah orang yang diperiksa sebanyak 126.235 orang. Secara keseluruhan “Positivity Rate” (PR) Sumbar naik ke angka 2,68 persen. Kasus suspek di Sumbar tercatat sebanyak 253 orang, dirawat sebanyak 58 orang, dan isolasi mandiri sebanyak 195 orang. [*/pkt]


Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com