Kasus Covid-19 di Pasbar Bertambah Lagi 7 Orang, Semuanya Tenaga Kesehatan

Berita Pasaman terbaru dan berita Sumbar terbaru: Kasus Covid-19 di Pasbar bertambah

Ilustrasi. (Foto: Ist)

Berita Pasaman terbaru dan berita Sumbar terbaru: Kasus Covid-19 di Pasbar bertambah, hari ini dilaporkan 7 orang tenaga kesehatan di RSUD Pasbar positif

Simpang Empat, Padangkita.com – Kasus Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bertambah lagi tujuh orang, semuanya adalah tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasbar. Mereka ini punya riwayat kontak erat dengan 10 orang dokter yang sebelumnya telah terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ketujuh pasien ini merupakan petugas medis yang kontak erat dengan 10 dokter positif Covid-19 sebelumnya," kata Bupati Pasbar, Yulianto selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pasbar saat jumpa pers di Media Center Covid-19 Pasbar, Rabu (2/9/2020) sore.

Pada kesempatan itu Yulianto didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar Edi Busti dan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Gina Alecia. Yulianto merinci, tujuh tenaga kesehatan itu adalah MU, 42 tahun, NR, 32 tahun, NG, 32 tahun, NN, 44 tahun, NL, 27 tahun, SR, 27 tahun, dan SU, 45 tahun.

"Hal (Kasus positif) ini berdasarkan atas hasil pemeriksaan sampel tes swab oleh Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang Nomor 71/09/PDRPI-FK/UNAND/2020," ujar Yulianto.

Seluruh pasien positif Covid-19 ini, kata Yulianto, telah diisolasi di RSUD Pasbar. Jumlah totalnya sebanyak 18 orang. Selain itu juga ada satu orang dirawat di Rumah Sakit BMC Padang dan satu orang lagi di RSUD Rasidin Kota Padang.

Baca juga: Jadi Klaster Terbanyak di Agam, Begini Penyebaran Virus Corona di Pondok Pesantren Panta, Matur Agam

Yulianto mengimbau seluruh masyarakat Pasbar untuk tetap tenang dan selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19. "Protokol kesehatan itu seperti selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," jelasnya.

Selain itu, dia meminta masyarakat Pasbar yang merasa pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, melaporkan diri ke Gugus Tugas Covid-19 atau Puskesmas terdekat untuk mengikuti proses tes swab lanjutan.

"Kita akan terus melakukan pelacakan atau ‘tracing’ terhadap warga yang kontak dengan pasien positif ini, agar penyebaran Covid-19 dapat kita atasi dengan segera," ungkap Yulianto.

Sejauh ini, sudah ada sekitar 700 orang yang mengikuti tes swab sebagai salah satu langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Pasbar. [rom/pkt]


Baca berita Kota Pasaman terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat