Jelang Ramadan, Musala Jabal Nur Gurun Panjang Kapuh Resmi Menjadi Masjid

Penulis: Redaksi

Berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini: Musala Jabal Nur Kampung Gurun Panjang resmi jadi Masjid Jabal Nur.

Painan, Padangkita.com – Kabar gembira bagi masyarakat Kampung Gurun Panjang, Nagari Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dan sekitarnya. Menjelang masuk Ramadan, Musala Jabal Nur yang terletak di kampun itu, resmi naik status menjadi Masjid Jabal Nur, Jum’at (9/4/2021).

Peresmian juga ditandai dengan pelaksanaan Salat Jum’at perdana yang turut diikuti unsur perangkat daerah. Masjid Jabal Nur diresmikan oleh Bupati Pessel diwakili oleh Kepala Inspektorat Pessel Rusdianto.

Dalam acara peresmian, hadir Kepala Kemenag diwakili oleh Kepala KUA Kecamatan Koto XI Tarusan Arzen, Camat Koto XI Tarusan Denny Anggara, Danramil serta tokoh masyarakat setempat.

Rusdianto dalam sambutannya menyampaikan, agar masyarakat selalu meramaikan masjid. Orang tua dan remaja diminta lebih sering memanfaatkan masjid sebagai setempat untuk melaksanakan ibadah dan pengajian, serta aktivitas positif lainnya.

“Mari kita ramaikan masjid ini. Jangan sampai masjid yang warganya banyak, tapi yang salat di masjid hanya sedikit,” ujarnya.

Saat ini jemaah masjid rata-rata dari kalangan usia yang sudah tua. Ke depan, generasi muda perlu digerakkan datang ke masjid untuk salat berjemaah maupun dalam kegiatan keagamaan.

“Sekarang ini, kebanyakan jemaah masjid, usianya sudah pada uzur.
Ini artinya sudah ada generasi pecinta masjid yang hilang. Dan hal demikian jangan terjadi terutama di Gurun Panjang yang musalanya sudah menjadi masjid,” ulasnya.

Kata dia, di sisi lain masyarakat terus berlomba-lomba membangun masjid di lingkungan tempat tinggalnya. Namun, setelah masjid itu berdiri besar dan megah, jemaahnya malah tidak ada.

“Saya meminta kepada generasi muda Kampung Gurun Panjang harus banyak melakukan aktivitasnya di masjid, untuk kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Rusdianto mengingatkan beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan dan dipedomani dalam pengelolaan masjid. Di antaranya membina dan memelihara masjid sesuai dengan tuntutan dan ajaran Islam, memelihara dan mempertahankan kehormatan masjid sebagai lambang kesatuan umat.

Selanjutnya, membina dan memelihara silaturahmi sesama jemaah masjid dan masyarakat sekitarnya serta mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat dakwah dan syiar Islam yang menimbulkan simpati, kedamaian dan ketentraman bagi lingkungan sekitarnya.

Wakil Ketua Pengurus Masjid Jabal Nur Nuzirwan mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil dalam meresmikan Masjid Jabal Nur.

“Perubahan status musala menjadi masjid adalah bukti semangat keimanan kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Selain itu, kata Nuzirwan, dirinya merasa bangga atas semangat masyarakat Gurun Panjang dalam membangun serta meramaikan musala menjadi masjid.

Baca juga: Kukuhkan Dewan Masjid Indonesia di Pesisir Selatan, Duski Samad: Gerakkan Masjid Sebagai Rumah Umat

“Masjid adalah rumah Allah. Sudah menjadi tugas kita bersama sebagai umat manusia dalam menjaga dan merawat masjid. Mudah-mudahan masjid ini menjadi tempat kebanggaan bagi warga Gurun Panjang,” tutupnya. [nik/pkt]


Baca berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist