Jamin Keselamatan Wisatawan, Kota Pariaman Kini telah Punya Balawista Bersertifikat

Penulis: Redaksi

Pariaman, Padangkita.com – Pemko Pariaman menyelenggarakan pelatihan untuk para pelaku wisata dan pemuda sekitar destinasi. Pelatihan ini agar para wisatawan yang berkunjung di Kota Pariaman merasa aman, karena setiap pengelola wisata telah dibekali ilmu lifeguard dari Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) nasional.

“Selain menjadikan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata, maka kita wajib mempunyai lifeguard atau Balawista di setiap destinasi pantai yang kita punya, sehingga wisatawan lokal maupun luar daerah, tidak perlu lagi khawatir jika ingin berlibur di Kota Pariaman,” ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar ketika memimpin Apel Balawista Kota Pariaman, Rabu (21/12/2022).

Pada kesempatan itu sekaligus dilantik Pengurus Balawista Kota Pariaman, di lapangan parkir Pantai Gandoriah.

Genius mengatakan bahwa Kota Pariaman memiliki potensi wisata bahari seluas 12,6 km. Dengan topografi seluas ini, maka dibutuhkan banyak tim lifeguard, balawista di setiap destinasi pesisir pantai yang ada.

Mulai dari destinasi Pantai Sunur, Pantai Kata, Pantai Cermin, Pantai Gandoriah, Talao Pauh, Pantai Apar dan Padang Birik-Birik.

“Kita harus memiliki keahlian yang mumpuni untuk menjadi seorang balawista, karena itu mereka harus menguasai berbagai keahlian, mulai dari berenang, snorkeling dan diving, serta keahlian pertolongan pertama dan penyelamatan,” ungkap Genius.

Lebih lanjut Genius menyebutkan, mereka yang telah mengikuti pelatihan ini, akan menjadi penjaga pantai di Kota Pariaman, sehingga rasa aman akan dimiliki oleh setiap wisatawan yang datang berkunjung.

“Kepada Dinas Pariwisata saya juga berpesan untuk memanejemen. Balawista ini harus selalu dibina, jangan sampai mereka yang sudah mengikuti pelatihan ini, sudah selesai, bubar jalan. Tetapi harus selalu dirangkul dan dibina, kalau perlu buatkan poskonya, dan seragam lengkap lifeguard, sehingga mereka mempunyai kebanggan untuk menjadi lifeguard di Kota Pariaman,” kata Genius.

Ia juga menyebutkan seiring dengan berkembangnya inovasi pariwisata di Kota Pariaman, maka harus diimbangi dengan lifeguard yang memadai dan profesional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Gusniyati Zaunit menyebutkan, pelatihan kali ini melibatkan 41 orang sebagai peserta. Semua telah mengikuti pelatihan selama 3 hari di Pulau Sirandah, dengan melibatkan pelatih profesional dari Balawista Nasional.

Dari 41 orang tersebut, 30 orang sudah mendapatkan sertifikat.

Baca juga: Turun Langsung Pantau Objek Wisata Pariaman, Ini Harapan Wali Kota Genius Umar

“Destinasi wisata di Kota Pariaman kebanyakan adalah kawasan pantai. Sebab itu, penting untuk setiap destinasi memiliki relawan lifeguard. Selain dapat menyelamatkan wisatawan, para lifeguard ini diharuskan mampu mengedukasi wisatawan tentang spot-spot rawan, dan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujarnya. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist