Jalan Trans Lubuk Ubai Selesai Pekan Depan, 3 Nagari di Airpura Pessel Lepas dari Keterisolasian

Penulis: Redaksi

Painan, Padangkita.com – Tiga nagari di Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bakal lepas dari keterisolasian. Ini menyusul segera selesainya pembangunan jalan Trans Lubuk Ubai yang menjadi akses ketiga nagari tersebut dengan pusat keamatan.

Tiga nagari dengan jumlah penduduk mencapai 6.500 jiwa itu adalah Nagari Inderapura Timur, Nagari Palokan, dan Nagari Tanah Bakali.

Jalan sepanjang 7,5 km dibangun melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ditarget tuntas pekan depan.

“Melalui pembangunan ruas jalan sepanjang 7,5 kilometer dengan lebar 3,5 meter ini, masyarakat tidak lagi harus menelusuri jalan melingkar yang jelek berbatu dan berlumpur sejauh 25 kilometer untuk menuju kantor camat,” ujar Kepala Dinas PUTR Pessel, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Fahrezi Eka Siska, Jumat (23/9/2022).

Ia menyebutkan, selain kualitas fisik jalan yang baik, pelaksanaan pembangunan ruas jalan dengan nilai Rp17,2 miliar oleh PT Sadewa Karya Tama tersebut juga cepat tuntas atau selesai lebih awal.

“Pengerjaan proyek dengan masa pelaksanaan 180 hari dimulai bulan Mei dan berakhir pada 4 November 2022, lebih cepat 1 bulan lebih. Pengerjaan yang hanya tersisa 5 persen saat ini, akan selesai pekan depan,” ucapnya.

Lebih jauh Fahrezi mengungkapkan, tahun 2022 ini total DAK Penugasan yang berasal dari Kementerian PUPR untuk Pessel sebesar Rp23 miliar. Jumlah itu mengalami peningkatan dibanding tahun 2021 yang hanya Rp13 miliar.

“Karena kebutuhan untuk peningkatan dan pembangunan ruas jalan kabupaten yang akan memberikan dampak terhadap peningkatan sentra pangan masih sangat besar. Sehingga kami berharap bantuan DAK Penugasan ini bisa lebih ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Baca juga: Warga Sungai Pinang Masih Terisolasi, Pemkab Pessel Antisipasi Kelaparan 

Di Pessel terdapat 2.333,18 km jalan kabupaten. Dari total sepanjang itu, 1.200 km atau 57 persennya masih sangat membutuhkan perbaikan dan peningkatan kualitas. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist