Jalan Tol Cisumdawu Seksi 1 – 4 Ditarget Selesai sebelum Natal dan Tahun Baru 2023  

Penulis: Redaksi

Sumedang, Padangkita.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Jalan Tol Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) Seksi 1 hingga Seksi 4 selesai dan dapat dioperasikan saat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Target tersebut disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau pembangunan Tol Cisumdawu, Kamis (22/9/2022). Sejauh ini progres konstruksi Seksi 4 Cimalaka – Legok (8,20 km): Seksi 4A mencapai 87,93% dan Seksi 4B 58%.

Selain untuk Natal dan Tahun Baru, penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 62 km sangat penting untuk efektivitas operasional Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, serta pengembangan ekonomi kawasan Pantura Jawa Barat.

Khususnya, mulai dari Cirebon, Indramayu, Majalengka hingga Kuningan (Ciayu Majakuning).

“Pada para kontraktor yang bekerja siang dan malam, terus semangat untuk menyelesaikan main road pada semua Seksi 2, 3, dan 4. Kita upayakan Insya Allah bisa selesai dan dioperasikan selambatnya Desember 2022. Itu harus diupayakan sekuat tenaga,” kata Menteri Basuki Hadimuljono.

Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun. Dari keenam seksi, Seksi 1 dan 2  dikerjakan oleh Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Sementara Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT).

Seksi 1 Cileunyi – Pamulihan sepanjang 11,45 km telah beroperasi sejak Januari 2022 dan Seksi 2 Pamulihan – Sumedang sepanjang 17,05 km progres fisiknya sudah 94,7 % tinggal menyelesaikan pekerjaan lereng dan lanskap.

“Pada titik-titik yang memiliki pemandangan bagus bisa ditambahkan parking bay agar masyarakat bisa menikmati pemandangan (sekitar Gunung Tampomas),” kata Menteri Basuki.

Saat meninjau, Menteri Basuki menaruh perhatian pada pembangunan 3 jembatan yang dikerjakan oleh BUJT, yakni Seksi 4 Jembatan Cikondang dengan kontraktor PT Wijaya Karya Tbk, Seksi 5B Jembatan Conggeang oleh PT Brantas Abipraya, dan Jembatan Kedondong oleh PT Girder Indonesia.

Menteri Basuki menginstruksikan khusus untuk pekerjaan ketiga jembatan tersebut dapat diselesaikan pada akhir November 2022.

“Sebelumnya memang perlu pembenahan (kondisi geoteknik), tetapi sekarang strukturnya sudah safe sesuai dengan profilnya. Untuk main road, saya kira sudah baik perkerasannya, baik yang fleksibel maupun rigid,” kata Menteri Basuki.

Dalam peninjauan kali ini, Menteri Basuki didampingi Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, serta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat Wilan Oktavian.

Secara keseluruhan Seksi 3-6 yang dikerjakan oleh BUJT sepanjang 33,21 km. Seksi 3 Sumedang-Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100 persen. Kemudian pembangunan Seksi 4 Cimalaka – Legok sepanjang 8,20 km konstruksinya untuk Seksi 4A sebesar 87,93 persen dan Seksi 4B sebesar 58 persen.

Seksi 5 Legok – Ujungjaya sepanjang 14,9 km progres konstruksinya untuk 5A sebesar 60,9 persen dan 5B sebesar 63 persen. Sedangkan seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progres untuk 6A sebesar 98,2 persen dan untuk 6B sudah 100 persen progres fisiknya.

Baca juga: Satu Seksi Jalan Tol ‘Atlantis’ Rampung Bulan Depan, Ini Target Pembangunan Berikutnya

Salah satu tantangan dalam pembangunan Tol Cisumdawu Seksi 2 hingga 5 adalah penanganan lereng dengan kerawanan longsor tinggi.

Saat ini sudah dilakukan beberapa penanganan antara lain dengan dilakukan penggalian tanah atau regrading, penguatan lereng, sumuran dengan sistem pompa, serta penambahan lahan agar lereng menjadi lebih landai. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist