Ini Perkiraan 12 Titik Macet di Jalur Mudik Sumbar

Ini Perkiraan 12 Titik Macet di Jalur Mudik Sumbar

Foto Ist.

Lampiran Gambar

Foto Ist.

Padangkita.com - Keberadaan destinasi wisata di pinggir jalan terutama ruas jalur mudik menjadi biang terjadinya kemacetan musim lebaran di Sumatera Barat dari tahun ke tahun.

Kondisi lain diperparah dengan hari pekan atau hari pasar tradisional yang ada disepanjang jalur mudik. Salah satu selalu menjadi biang macet adalah Pasar Koto Baru.

Pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar, berada di jalan lintas yang menghubungkan Kota Padang – Padangpanjang – Bukittinggi – Pekanbaru atau Medan (Lintas Tengah Sumatra).

Hari pekan berlangsung tiap Selasa. Tapi bukan hari pekan yang membuat macet mengular melainkan, hari khusus transaksi sayur mayur yakni tiap Senin. Sebagai sentra sayur, Koto Baru dan sekitarnya yang berada di kaki Gunung Marapi, menjadi sumber pasokan kebutuhan sayur bagi Sumatra bagian tengah.

Sehingga, tiap Senin, truk dan mobil bak terbuka lainnya akan berjubel memenuhi pasar hingga badan jalan. Alhasil setengah badan jalan terpakai, pada akhirnya melahirkan kemacetan berkilometer panjangnya.

Hingga saat ini, belum ada upaya kongkrit pemerintah untuk mengatasinya. Solusi dengan membangun pasar sayur di Amor, tidak jauh dari Koto baru, tapi sudah berada di wilayah Kabupaten Agam, tidak memikat pedagang dan petani untuk pindah.

Sebelas titik kemacetan lainnya lebih didominasi oleh destinasi wisata di pinggir jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumbar, Amran, mengatakan, untuk kawasan (jalur ) utara titik kemacetan hampir sama dengan tahun-tahun lalu, seperti Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, objek wisata di kawasan Lembah Anai, Sate Mak Syukur, lanjut ke Pasar Koto Baru, Pasar Padang Luar.

Bila diteruskan ke Payakumbuh atau Pekanbaru, maka titik kemacetan terdapat di Pasar Baso hingga Simpang Piladang.

Sementara di jalur selatan seperti Simpang Gaung Teluk Bayur (Padang), sepanjang ruas jalan Tarusan-Painan dan Pasar Kambang, Kabupaten Pesisir Selatan. 

Menurutnya, kemacetan terjadi akibat keberadaan destinasi di pinggir jalan, jalan kecil tidak memadai lonjakan kendaraan, adanya pasar tumpah.

“Untuk menghindari kemacetan, ada beberapa jalur alternatif. Untuk kawasan utara, seperti Sicincin – Malalak (Agam) yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya, tempo hari.

Artinya bagi pengendara dari Padang ke Bukittinggi, bisa menghindari kemacetan sekitar Lembah Anai, Padangpanjang dan Koto Baru, dengan menempuh jalur tersebut.

“Kawasan Lembah Anai hingga Silaiang, sering dipadati pemudik saat lebaran dikarenakan ada destinasi wisata seperti  Mega Mendung, Air Terjun Lembah Anai, dan Mifan,” tandasnya. 

Sementara jalur selatan, hingga saat ini belum ada jalur alternatifnya. Padahal, jalur selatan juga menjadi favorit saat ini, sehubung dengan banyaknya destinasi wisata bahari.  Sehingga pemudik bisa memilah waktu bepergian agar terhindar dari kemacetan. 

Untuk keselamatan pemudik, Amran menghimbau agar pemudik  memastikan stamina yang prima, kendaraan untuk mudik juga harus diperhatikan, apalagi angkutan umum yang mengangkut banyak orang seperti  melakukan pengecekan berkala. 

“Untuk memastikan keselamatan selama arus mudik dan balik Lebaran perlu dilakukan uji kelayakan operasi bagi angkutan seperti penempatan alat pemecah kaca di dalam bis. Kemudian, kepakaman rem kendaraan, fungsi lampu kendaraan serta kondisi ban dan sejumlah faktor lainnya,” jelasnya.

Sementara untuk angkutan antar pulau dan danau, boat, perahu dan kapal harus menyediakan sarana dan alat keselamatan, seperti pelampung di setiap tempat duduk dan satu orang satu pelampung. 

Lebaran tahun ini, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit memperkirakan 1 juta perantau Minang bakal pulang kampung.

Tag:

Baca Juga

Dharma Wanita Dinsos Padang Berbagi Kebahagiaan dengan Anak-anak Panti Asuhan Al Ihsan
Dharma Wanita Dinsos Padang Berbagi Kebahagiaan dengan Anak-anak Panti Asuhan Al Ihsan
Promo Idulfitri 1445 H Bank Nagari Berlanjut, ‘Cashback’ Tersedia Rp300 Juta
Promo Idulfitri 1445 H Bank Nagari Berlanjut, ‘Cashback’ Tersedia Rp300 Juta
Layanan Transaksional Bank Nagari Selama Ramadan – Idulfitri 1445 H Berjalan Lancar
Layanan Transaksional Bank Nagari Selama Ramadan – Idulfitri 1445 H Berjalan Lancar
Sinyal Kuat, Desa Terkoneksi: Upaya Pemkab Tanah Datar Hadirkan Telekomunikasi Lancar untuk Masyarakat
Sinyal Kuat, Desa Terkoneksi: Upaya Pemkab Tanah Datar Hadirkan Telekomunikasi Lancar untuk Masyarakat
Gubernur Sumbar dan Wagub Kunjungi Pejabat Forkopimda, Silaturahmi Perkuat Sinergitas
Gubernur Sumbar dan Wagub Kunjungi Pejabat Forkopimda, Silaturahmi Perkuat Sinergitas
Bank Nagari kembali Raih Prestasi, Ollin by Nagari Dinobatkan 'The 2nd Best Mobile Banking'
Bank Nagari kembali Raih Prestasi, Ollin by Nagari Dinobatkan 'The 2nd Best Mobile Banking'