Hibah Pemkab Pessel ke UNP Capai Rp4 Miliar, Bupati Rusma dan Rektor Ganefri Bahas Pengembangan Kampus

Penulis: Redaksi
|
Editor: Redaksi

Berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini: Pemkab mendukung pengembangan kampus UNP di Pessel secara penuh

Painan, Padangkita.com – Hibah Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) ke Universitas Negeri Padang (UNP) telah mencapai Rp4 miliar lebih, atau persisnya Rp3.928.338.063.

Rinciannya, tanah dan bangunan senilai Rp912.519.200, yang berlokasi di Sianik Sago, Kecamatan IV Jurai seluas 16.071 m2.

Selanjutnya, peralatan dan mesin senilai Rp451.954.233 serta gedung dan bangunan senilai Rp2.467.466.949.

Kemudian, aset ekstrakomtabel senilai Rp96.406.681. Sehingga total hibah yang diberikan Pemkab Pessel ke UNP senilai Rp3.928.338.063.

Hibah tersebut merupakan konsekuensi kerja sama Pemkab Pessel dengan UNP dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia.

Menindaklanjuti kerja sama Pemkab Pessel dan UNP itu, Bupati Pessel Rusma Yul Anwar mengunjungi kampus UNP bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis (27/5/2021).

Mereka disambut oleh Rektor UNP, Ganefri. Kunjungan ini, sekaligus memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pessel dengan UNP terkait pengembangan kampus UNP di Pessel.

Rusma Yul Anwar menjelaskan, Pemkab mendukung pengembangan kampus UNP di Pessel secara penuh sesuai ketentuan dan aturan.

“Dan kita berharap Universitas Negeri Padang juga dapat membantu Pesisir Selatan dalam berbagai bidang selain bidang pendidikan seperti pelatihan peningkatan sumber daya manusia,” jelas Rusma.

Sementara itu, Rektor UNP Ganefri mengemukakan, pihaknya siap meningkatkan implementasi kerja sama dengan Pemkab Pessel.

Namun, Ganefri meminta agar jalan menuju kampus UNP di Pessel dapat dibenahi dan dibangun dengan kualitas yang lebih baik untuk menciptakan rasa aman dan nyaman termasuk di lingkungan kampus sendiri.

Untuk menarik minat calon mahasiswa lokal, UNP Pessel juga bakal mengembangkan beberapa program studi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekarang.

Kini, jurusan yang sudah ada adalah Informatika serta Mesin dan Otomotif untuk jenjang Diploma (D3).

Karena terbilang baru, sosialisasi keberadaan kampus tersebut juga perlu ditingkatkan. Hingga kini, kampus UNP Pessel sudah terselenggara dua semester perkuliahan untuk tiga program studi itu.

Berdasarkan perjanjian antara UNP dengan Pemkab Pessel pada 26 November 2020 lalu, terdapat beberapa pokok kerja sama yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

Divantaranya, UNP mempunyai peluang membuka jurusan baru seperti , Fakultas Kejuruan dan Jurusan Manajemen dan lainnya.

Kemudian, UNP juga mempunyai kewajiban untuk memanfaatkan sumber daya manusia eks Akademi Komunitas di Pessel untuk menjadi dosen di UNP Pessel sepanjang memenuhi persyaratan.

Sementara, Pemkab Pessel mempunyai kewajiban untuk menyosialisasikan dan menyebarluaskan informasi mengenai keberadaan pengembangan kampus UNP di Pessel.

Di samping itu, juga mempunyai kewajiban menghibahkan tanah dan bangunan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pengembangan kampus tersebut.

Baca juga: Peserta Vaksinasi Lansia Sangat Rendah di Pessel, Petugas Dinkes Jemput Bola ke Nagari-nagari

Kewajiban lainya adalah menganggarkan bantuan biaya pendidikan. Dan, hal itu sudah dilakukan oleh Pemkab Pessel dengan menyiapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2021 untuk mahasiswa/i angkatan pertama. [pkt]

Baca berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist